Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Pastikan Pasokan Cabai Cukup

Senin, 29 Desember 2014 22:25 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memastikan pasokan cabai di wilayah itu cukup hingga akhir tahun, meskipun terjadi krisis pasokan cabai di kota lain di Indonesia.

"Problem cabai melanda nasional tapi persediaan di Batam belum kritis," kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Senin.

Selama ini pasokan utama cabai didatangkan dari Yogyakarta dan daerah lain di Pulau Jawa dan Sumatera.

Ia mengakui pasokan cabai sempat menurun akibat cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah penghasil. Namun, jumlah ketersediaan cabai masih cukup.

Selain cabai, Kepala Dinas juga meyakinkan pasokan sembako hingga awal tahun depan masih menyukupi, berdasarkan hasil survei Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)

"Hasil pantauan kami seminggu sebelum libur aman, TPID pekan lalu sudah menyatakan persediaan komoditi relatif tidak ada persoalan," kata dia.

Sementara itu, harga cabai di pasar-pasar Batam mencapai Rp95.000 per kg, naik dari kisaran Rp85.000 per kg pada awal bulan.

Seorang pedagang Pasar Cipta Puri, Awaluddin mengatakan kenaikan harga cabai akibat pasokan yang mulai menipis.

"Stok sudah berkurang, makanya harga naik," kata dia.

Ia memperkirakan harga akan terus bergerak naik hingga awal tahun 2015.

"Kapal juga susah masuk kalau musim-musim sekarang ini, gelombang besar," kata dia.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau, kenaikan harga cabai turut berkontribusi besar dalam inflasi November 2014.

BPS mencatat sebanyak 86 komoditi dan jasa mengalami kenaikan harga atau tarif, antara lain cabai rawit, cabai merah, ketimun, cabe hijau, bawang putih, bensin, solar, tarif listrik, biaya administrasi transfer uang, biaya administrasi kartu ATM, serta tarif transportasi umum.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026