Logo Header Antaranews Kepri

Belum Ada PNS Mengundurkan Diri Terkait Pilkada

Selasa, 5 Mei 2015 22:47 WIB
Image Print
Saya memberikan restu kepada semuanya

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan mengatakan, hingga saat ini belum ada pegawai negeri sipil di jajaran Pemerintah Kota Batam yang mengundurkan diri dengan alasan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah 2015.

"Sampai saat ini belum ada yang mengundurkan diri," kata Wali Kota di Batam, Selasa.

Padahal, kata dia, sudah ada beberapa PNS yang kedapatan mendaftarkan diri ke partai politik untuk diusung sebagai calon kepala daerah.

Sesuai dengan UU Pilkada, maka seluruh PNS yang hendak mengikuti Pilkada harus mengundurkan diri dari kepegawaian sejak mendaftarkan diri sebagai calon.

Wali Kota mengatakan, merestui dan mendukung seluruh birokrat yang hendak maju dalam Pilkada, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin, Kepala Dinas Pendapatan Jefriden dan staf ahli Hartoyo Sirkoen yang disebut-sebut maju sebagai calon Wakil Wali Kota Batam.

"Saya memberikan restu kepada semuanya," kata Wali Kota.

Sementara itu, hasil survei Lembaga Survei Indonesia menyebutkan, enam PNS masuk bursa calon kepala daerah dengan elektabilitas tinggi.

Enam orang yang namanya masuk dalam survei calon kepala daerah, yaitu Kepala Dinas Pendapatan Jefriden, Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Sumber Daya Mineral Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Agussahiman, Staf Ahli Pemkot Batam Hartoyo Sirkoen dan Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkifli Aka.

Selain enam PNS, survei LSI juga memasukkan beberapa nama anggota DPRD, yaitu Zainal Abidin, Iman Setiawan, Asnah, Irwansyah dan Widiastadi, serta anggota DPD RI Ria Saptarika.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Jefriden yang namanya masuk dalam bursa LSI mengatakan, masih mempertimbangkan diri untuk maju dalam Pilkada.

"Saya masih ada waktu 14 tahun untuk mengabdi (sebelum pensiun-red) kalau masyarakat menginginkan saya mengabdi sebagai kepala daerah, itu akan saya korbankan," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026