Logo Header Antaranews Kepri

Semua Kafilah STQ 2015 Tiba di Natuna

Senin, 11 Mei 2015 20:04 WIB
Image Print
Seluruh peserta STQ dari kabupaten dan kota se-Kepri sudah tiba dan siap untuk memperebutkan peringkat yang terbaik, tak terkecuali Natuna

Natuna (Antara Kepri) - Semua kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VI 2015 tingkat Provinsi Kepulauan Riau sudah tiba di Ranai, Kabupaten Natuna.

"Hari ini semua kafilah STQ tingkat Provinsi Kepri tahun 2015 sudah tiba di Ranai," ungkap Ir. Basri, panitia STQ Natuna di gedung Sri Serindit, Senin (11/5).

Pada hari ini kata Basri, kafilah dari Kabupaten Lingga merupakan yang terakhir tiba di Natuna. Namun acara penyambutan secara resmi tidak dilaksanakan, sebab pada Sabtu (9/5) sudah diadakan secara
resmi di Pantai Kencana yang di sambut oleh Sekda Natuna, Syamsurizon dan panitia.

"Terhadap kafilah terakhir ini tidak kita sambut secara resmi, karena sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 9 Mai sudah kita lakukan penyambutan di Pantai Kencana, Ranai," kata dia.

Kafilah yang sudah hadir untuk mengikuti STQ ini jelas Basri adalah dari Batam, Tanjungpinang, Karimun, Anambas, Bintan dan Lingga.

"Seluruh peserta STQ dari kabupaten dan kota se-Kepri sudah tiba dan siap untuk memperebutkan peringkat yang terbaik, tak terkecuali Natuna," jelas dia.

Dan pada hari ini juga pada pukul 15.30 hingga 17.30 WIB, tambah dia, akan dilakukan 'technical meeting' dan pengambilan nomor urut peserta STQ di Gedung Sri Serindit.

Sedangkan pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB hingga selesai akan diselenggarakan malam taaruf yang dibuka langsung oleh Gubernur Kepri, HM Sani di Pantai Kencana.

Sedangkan besok, Selasa (12/5) di Pantai kencana akan diadakan juga pawai Ta'aruf keliling kota Ranai yang akan di ikuti oleh semua kafilah STQ, dan selanjutnya pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri.

"Melalui STQ tahun 2015 ini kita harapkan Provinsi Kepri, khususnya Kabupaten Natuna supaya menjadikan momen yang penting untuk menuju daerah yang agamis, sejahtera dan beradab. Dan tak kalah penting
adalah jalinan silaturrahim antarsesama umat Islam tetap terjaga," pungkas dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026