
Hang Nadim Perbaiki Fasilitas Jelang Arus Mudik

Untuk saat ini masih biasa-biasa saja. Meskipun ada sejumlah pembatalan penerbangan, itu hanya masalah operasional maskapai biasa
Batam (Antara Kepri) - Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, memperbaiki sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan menjelang arus mudik Idul Fitri 1436 H.
"Perbaikan untuk penumpang kami titikberatkan di fasilitas umum seperti toilet. Selain itu, kami juga akan mengecat ulang marka pada sisi penerbanan," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Sabtu.
Toilet di bandara itu, sering dikeluhkan oleh pengunjung karena beberapa kali air dari kran mati. Saat air mengalir, tidak jarang juga merembes ke lantai, selain keruh.
Sementara untuk marka pada apron bandara, kata dia, memang sudah membutuhkan pengecatan ulang agar memudahkan pilot saat hendak memarkirkan pesawatnya.
"Pelayanan akan dilakukan standar operasional seperti biasa hanya saja mendekati akhir Ramadhan akan ada penambahan petugas pengamanan di bandara," kata dia.
Kenyaman penumpang dan penerbangan, kata Suwarso, menjadi prioritas utama pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Jadi saat terjadi lonjakan penumpang memang diperlukan tambahan petugas pengamanannya," kata Suwarso.
Selain menambah personel pengamanan untuk kawasan dalam bandara, mendekati Idul Fitri juga akan ada bantuan pengamanan dari personel gabungan Kepolisian, TNI, Dishub, Kesehatan untuk memastikan seluruh aktivitas mudik berjalan lancar.
"Untuk saat ini masih biasa-biasa saja. Meskipun ada sejumlah pembatalan penerbangan, itu hanya masalah operasional maskapai biasa," kata Suwarso.
Dari papan pengumuman di bandara, tercatat penerbangan Malindo Air Batam-Subang Malaysia pukul 11.50 WIB, Lion Air Batam-jambi JT-149, Batam-Semarangg JT-176 pukul 13.00 WIB dibatalkan. Sementara penerbangan Lion Air Bengkulu-Batam yang berdasarkan jadwal tiba pukul 12.15 WIB juga dibatalkan.
Hang Nadim merupakan bandara yang dibangun oleh Otorita Batam (sekarang Badan Pengusahaan Batam) pada 1980-an, saat badan tersebut dipimpin oleh BJ Habibie. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
