Logo Header Antaranews Kepri

Wali Kota Imbau Warga Pindah ke Rusun

Senin, 29 Juni 2015 21:35 WIB
Image Print
Tapi sekarang lahan untuk kavling sudah terbatas. Makanya kami arahkan ke rusun

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam Kepulauan Riau Ahmad Dahlan mengimbau warga yang tinggal di Kampung Pisang Kelurahan Baloi Indah Kecamatan Lubukbaja untuk pindah ke rumah susun.

Wali Kota di Batam, Senin, meminta warga meninggalkan rumah yang dibangun di lahan milik orang lain itu dan menempati rusun yang lebih nyaman dengan fasilitas lengkap.

"Rusun kami banyak, bisa sewa. Di Lancangkuning ada, Kabil ada, Mukakuning ada," kata Wali Kota.

Meski kebanyakan rusun yang dibangun di Batam khusus untuk pekerja, namun Wali Kota menyatakan bisa memberikan rekomendasi khusus kepada warga rumah tidak berizin ke rusun.

Menurut Wali Kota, rusun lebih nyaman ketimbang rumah tidak berizin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota bercerita, dulu, saat masih bekerja di Otorita Batam, ia pernah bertugas memberikan penyuluhan bagi warga agar meninggalkan rumah tidak berizin.

Kala itu, OB (yang kini berganti nama menjadi Badan Pengusahaan Batam) memang mendapatkan kompensasi lahan kavling namun sekarang tidak lagi.

"Tapi sekarang lahan untuk kavling sudah terbatas. Makanya kami arahkan ke rusun," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tata Toka Batam Gintoyono Batong mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar warga yang tinggal di rumah tidak berizin segera pindah ke rusun.

Menurut dia, sebenarnya warga kota antusias menempati rusun, berdasarkan tingkat hunian di masing-masing Rusun.

Rata-rata hunian rusun di Batam mencapai lebih dari 90 persen dan banyak di antaranya sudah mencapai 100 persen.

Namun Pemkot Batam membatasi warga yang hendak menempati Rusun dengan memberikan sejumlah syarat di antaranya harus memiliki KTP Batam, tidak memiliki rumah dan mobil, jika berkeluarga maksimal memiliki satu anak dan bergaji di bawah Rp3 juta perbulan. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026