
ASDP Batam Penuh Sesak dengan Penumpang Roro

Tradisinya memang seperti ini. Kepadatan selalu terjadi saat Lebaran hingga dua hari setelahnya. Selanjutnya arah sebaliknya yang akan mengalami kepadatan
Batam (Antara Kepri) - Ribuan warga Batam, dengan menggunakan kendaraan pribadi, memadati Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Telaga Punggur sejak Sabtu pagi untuk menyeberang ke Pulau Bintan merayakan Idul Fitri 1436 Hijriyah hari kedua.
Kebanyakan warga Batam yang ingin menyeberang menggunakan kendaraan pribadi seperi motor dan mobil motor yang selanjutnya akan melanjutkan perjalanan darat menuju Bintan hingga Tanjungpinang dengan jarak tempuh maksimal dua jam.
Antrean yang terlihat sejak pagi juga meluber hingga kawasan pintu masuk ke pelabuhan Telaga Punggur Batam yang melayani penyeberangan ke Tanjung Uban Pulau Bintan dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.
"Tradisinya memang seperti ini. Kepadatan selalu terjadi saat Lebaran hingga dua hari setelahnya. Selanjutnya arah sebaliknya yang akan mengalami kepadatan," kata Kepala PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Endin Juhaendi.
Pada sebelum lebaran, kata dia, kapal roro (roll on roll off) hanya dipadati oleh kendaraan pribadi dengan satu atau dua penumpang. Namun, usai lebaran kendaraan yang disebrangkan penuh dengan penumpang.
"Kalau sebelum Lebaran, pemudiknya menggunakan angkutan lain. Hanya sopir ditambah satu orang saja. Tapi setelah lebaran, mobilnya memang penuh dengan penumpang yang ingin ke Bintan dan Tanjungpinang untuk liburan atau silaturahim," kata dia.
Seperti pada hari-hari sebelumnya, kata dia, tiga kapal roro yang melayani penyeberangan Telaga Punggur Batam-Tanjung Uban Pulau Bintan akan dioperasikan hingga semua calon penumpang terangkut.
"Kami akan angkut semua penumpang. Kami juga belum memberlakukan jadwal keberangkatan seperti hari-hari biasa. Ketika kapal penuh langsung diberangkatkan," kata Endin.
Seorang calon penumpang, Sulitio mengatakan, ingin mengunjungi sanak saudara di Bintan dan Tanjungpinang usai melaksanakan silaturahim di Batam.
"Keluarga banyak disana (Bintan dan Tanjungpinang). Jadi setiap lebaran kedua pasti kami berkunjung. Agar efektif kami juga membawa kendaraan sendiri," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
