Logo Header Antaranews Kepri

Hindari Asap CJH Jambi Singgah di Palembang

Jumat, 11 September 2015 16:00 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Jamaah Calon Haji Kelompok Terbang 18 Embarkasi Batam asal Provinsi Jambi terpaksa singgah di Palembang sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Hang Nadim Batam kemudian ke Mekkah, untuk menghindari kabut asap.

"Jamaah berangkat melalui jalur darat ke Palembang, kemudian dari Palembang ke Bandara Hang Nadim, menunggu beberapa jam sebelum akhirnya terbang ke Mekkah," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Widarto di Batam, Jumat.

Semestinya, JCH asal Jambi itu langsung terbang ke Bandara Hang Nadim Batam, baru kemudian ke Mekkah.

Langkah perjalanan memutar itu harus ditempuh, untuk mengantisipasi kendala penerbangan Jambi-Batam akibat kabut asap kebakaran hutan.

Ia mengatakan JCH berangkat dari Asrama Haji Jambi ke Palembang sekitar pukul 21.00 WIB, dan tiba di Palembang dini hari. Kemudian, menggunakan tiga pesawat pesanan, JCH melanjutkan perjalanan ke Batam.

"Sampai di Batam sekira jam 6.00 WIB, lalu jamaah menunggu waktu pemberangkatan ke Tanah Suci, yaitu pukul 10.26 WIB," kata dia menjelaskan.

Selama menunggu penerbangan ke Mekkah, Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan sarapan pagi untuk jamaah.

"Tidak ada kendala berarti selama jamaah berada di Bandara Hang Nadim," kata Widarto.

Jamaah calon haji asal Jambi memang dijadwalkan tidak menginap di Asrama Haji Batam, karena mulai musim haji 2015, Jambi menjadi Embarkasi Haji Antara. JCH singgah sementara di Bandara Hang Nadim sebelum melanjutkan penerbangan.

Seluruh urusan keperluan haji seperti pembagian uang saku, pemeriksaan kesehatan dan lainnya juga diurus di Jambi.

JCH Kloter 16 asal Provinsi Jambi itu terdiri dari 446 calon haji, sebanyak 100 calon haji asal Kabupaten Muara Jambi, 281 calon haji Tanjung Jabung Barat, 54 calon haji Tebo, enam orang calon haji Kota Jambi dan lima orang petugas.

Embarkasi Batam memberangkatkan 8.911 orang calhaj yang terdiri dari 795 orang asal Kepri (kloter 1 dan 15), 4.036 calhaj Riau (kloter 2-10 dan kloter 20), 1.872 calhaj Kalimantan Barat (kloter 11-15) dan 2.108 calhaj Jambi (kloter 16-20).(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026