
Seluruh JCH Embarkasi Batam Sudah di Mekkah

Berdasarkan laporan dini hari tadi, Eniwati dan Suji sudah dikembalikan bersama rombongan. Sedangkan Kursia Nanti Lembong masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Batam (Antara Kepri) - Seluruh jamaah calon haji dari 20 kelompok terbang yang diberangkatkan Embarkasi Hang Nadim Batam kini sudah tiba di Mekkah, untuk bersiap melaksanakan puncak ibadah haji, wukuf di Arafah.
"Kami sudah memberangkatkan seluruh jamaah, totalnya 8.869 orang jamaah," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Widarto di Batam, Senin.
Berdasarkan informasi yang diterima dari petugas Kloter, seluruh jamaah haji yang berada di Tanah Suci relatif dalam kondisi sehat.
Dua dari tiga orang calon haji yang sempat luka-luka akibat insiden crane sudah pulih, dan kembali bersama rombongan masing-masing.
"Berdasarkan laporan dini hari tadi, Eniwati dan Suji sudah dikembalikan bersama rombongan. Sedangkan Kursia Nanti Lembong masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi," kata Widarto.
Ia sekaligus meralat nama-nama korban crane yang jatuh, yaitu Eniwati bin Muhammad Syarif asal Batam Kepri, Suji Syarbaini yang tergabung dalam Kloter 14 asal Kota Pontianak Kalimantan Barat dan Kursia Nanti Lembong yang tergabung dalam Kloter 17 asal Kota Jambi, Provinsi Jambi.
"Jadi berdasarkan informasi, yang benar itu adalah Eniwati asal Batam, bukan Ernawati asal Anambas," kata dia.
Saat ini, jamaah Kloter 1-19 tengah melakukan ibadah biasa dan tawaf sunnah di Mekkah. Dan jamaah Kloter 20 mulai melakukan umroh wajib.
"Belum ada ibadah besar, mereka melakukan shalat jamaah, tawaf sunnah dan bagi yang baru datang melakukan umroh wajib," kata dia.
Pada musim haji 2015, Embarkasi Batam memberangkatkan 8.911 orang calhaj yang terdiri dari 795 orang asal Kepri (kloter 1 dan 15), 4.036 calhaj Riau (kloter 2-10 dan kloter 20), 1.872 calhaj Kalimantan Barat (kloter 11-15) dan 2.108 calhaj Jambi (kloter 16-20). (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
