
Gubernur Kepri ingatkan jamaah haji banyak minum air hadapi cuaca ekstrem

Batam (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengingatkan jamaah calon haji untuk memperbanyak konsumsi air dan menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, menyusul kondisi cuaca yang ekstrem dan fluktuatif.
“Cuaca di sana berubah-ubah dan cukup ekstrem. Kami harapkan jamaah menjaga kesehatan, perbanyak minum air putih agar bisa mengikuti seluruh tahapan ibadah haji dengan baik,” ujarnya saat melepas keberangkatan Kloter 1 Embarkasi Batam yang diberangkatkan di Batam, Rabu.
Ia menekankan pentingnya kepedulian antarjamaah, khususnya terhadap kelompok lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan perempuan.
“Yang muda harus memberi perhatian yang sungguh-sungguh kepada sesama, termasuk yang lansia dan disabilitas. Kebaikan kecil yang kita lakukan akan menjadi investasi amal,” katanya.
Ansar turut berpesan kepada para petugas haji agar memberikan pelayanan terbaik selama proses ibadah berlangsung.
Ia menyebut ibadah haji merupakan perjalanan suci yang sarat makna spiritual dan emosional bagi setiap jamaah.
Baca juga: Bazar UMKM MTQH di Batam raup penjualan Rp640 juta dalam sepekan
“Ini perjalanan suci. Ketika menginjakkan kaki di Tanah Suci, pasti ada rasa haru dan syukur. Kami doakan seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan kembali dengan selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kepri sekaligus Ketua Penyelenggara Embarkasi Batam Muhammad Syafii menyampaikan Kloter 1 terdiri dari 441 calon haji, ditambah empat petugas sehingga total berjumlah 445 orang.
“Jamaah haji hari ini berangkat lengkap, insyaallah pulang juga lengkap,” katanya.
Ia merinci, jamaah Kloter 1 berasal dari berbagai daerah di Kepri, yakni Kota Batam sebanyak 225 orang, Tanjungpinang 145 orang, Bintan 44 orang, dan Lingga 27 orang.
Adapun jamaah tertua dalam kloter ini berusia 83 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun.
Selama di Tanah Suci, jamaah akan menempati hotel Taibah Front di Madinah dan Safa Al Murjan di Makkah untuk mendukung kenyamanan ibadah.
Secara keseluruhan, Embarkasi Batam tahun ini akan memberangkatkan 10.945 orang yang terdiri dari 10.845 jamaah dan 100 petugas, terbagi dalam 25 kelompok terbang (kloter) dari Provinsi Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Baca juga: Cuaca Kepri hari ini 22 April: Hujan pada siang
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
