
Kloter 5 Embarkasi Batam yang tertunda, berangkat hari ini

Batam (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memastikan jamaah calon haji kloter 5 (BTH 5) yang sempat mengalami penundaan keberangkatan ke Tanah Suci, dijadwalkan berangkat pada Selasa sore.
Ketua PPIH Embarkasi Batam yang juga Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kepri Muhammad Syafii di Batam, Selasa, mengatakan kloter 5 seharusnya berangkat pada Senin (27/4), namun tertunda akibat kendala teknis pada pesawat.
“Kloter 5 seharusnya berangkat tanggal 27 pagi, namun karena adanya gangguan teknis pada pesawat, terdapat penundaan pemberangkatan. Insyaallah diberangkatkan hari ini sekitar pukul 15.00,” ujar dia.
Ia menyampaikan pesawat pengganti telah tersedia dan jamaah saat ini sudah berada di bandara untuk persiapan keberangkatan.
“Pesawat sudah datang, jamaah sudah di bandara dan insyaallah akan berangkat. Kita doakan tidak ada kendala lagi,” katanya.
Dia mengatakan kendala teknis yang terjadi diduga pada sistem hidrolik pesawat, sehingga diperlukan penggantian unit pesawat.
“Kendala teknis kemungkinan pada hidrolik sehingga akhirnya dilakukan penggantian pesawat. Kemarin kami sudah dihubungkan juga dengan Saudi Airlines, selaku maskapai, dan Dirjen Haji Kemenhaj RI untuk mengatasi persoalan ini,” ujarnya.
Syafii menjelaskan selama masa penundaan lebih dari 24 jam, 442 calon haji berasal dari Kabupaten Kampar dan Siak, Provinsi Riau, diinapkan di hotel di kawasan Nagoya, Batam.
“Jamaah diinapkan di hotel di Batam, ada sekitar lima hotel, dan seluruh biaya ditanggung oleh maskapai Saudi Airlines. Pengawasan tetap dilakukan oleh petugas PPIH,” katanya.
Ia mengatakan jamaah juga sudah diberikan penjelasan dan dapat memahami kondisi yang terjadi.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan jamaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Keselamatan jamaah adalah yang utama, sehingga aspek keamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap pemberangkatan. Saat ada masalah dengan pesawat, kita akhirnya tidak jadi memberangkatkan," katanya.
Untuk kloter berikutnya, yakni kloter 6, ia memastikan telah berangkat lebih dahulu sesuai jadwal pada Selasa, pukul 10.45 WIB.
“Kloter 6 justru sudah berangkat lebih dulu sesuai jadwal, dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Ia memastikan, meskipun terjadi perubahan jadwal, seluruh jamaah tetap akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan ketentuan setibanya di Arab Saudi.
“Setibanya di sana, jamaah tetap akan disambut oleh PPIH dan ditempatkan di hotel sesuai yang telah ditentukan, sehingga tidak ada kendala,” kata Syafii.
Ia mengatakan peristiwa penundaan keberangkatan merupakan yang pertama terjadi di Embarkasi Batam.
“Ini pertama kali mengalami penundaan yang lebih dari 24 jam. Pernah di 2023 juga ada tapi tetap pergi pada hari yang sama,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PPIH: Kloter 5 Embarkasi Batam yang tertunda akan berangkat hari ini
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
