
Pemko Tanjungpinang Berdayakan UKM

Industri masa depan merupakan industri yang memiliki daya saing, sehingga pelaku kerajinan harus memiliki keterampilan menciptakan produk yang inovatif.
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemkot Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal memberdayakan potensi yang ada di daerah melalui Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah.
Sebagai Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang terletak di geografis strategis suatu wilayah, karena selain berbatasan dengan Kabupaten Bintan, daerah berjuluk "Kota Gurindam" itu juga berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
"Atas dasar tersebut, Kota Tanjungpinang memiliki comparative and competitive advantage yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang bagi masyarakat Kota Tanjungpinang untuk melakukan kegiatan perekonomian demi peningkatan kesejahteraan," kata Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Seperti melakukan Pelatihan Daur Ulang Limbah beserta Fasilitasi Peralatan Penunjang Produksi Bagi IKM Kota Tanjungpinang kepada pengerajin kaca. Dengan tujuan, produk yang dihasilkan dari limbah kaca itu bernilai ekonomi tinggi.
"Sehingga dengan bekal pelatihan itu menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual dan mampu bersaing, serta limbah kaca tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat," kata Lis.
Menurutnya, industri masa depan merupakan industri yang memiliki daya saing, sehingga pelaku kerajinan harus memiliki keterampilan menciptakan produk yang inovatif.
Selain itu, pelaku usaha juga memiliki kemampuan mengelola managemen yang baik serta mampu mempresentasikan hasil produk untuk memikat pasar.
Melihat perkembangan ekonomi Nasional, Lis menilai pelaku usaha industri kecil menengah memiliki peranan penting dalam menjaga dan meningkatkan stabilitas ekonomi baik di Tanjungpinang itu sendiri maupun secara Nasional.
Tidak hanya memberikan pelatihan, Pemkot Tanjungpinang juga memberikan bantuan berupa peralatan penunjang produksi, guna memberikan kesempatan agar pelaku usaha menghasilkan produksi dengan baik, layak dan diterima pasar.
Lis berharap, Tanjungpinang memiliki pelaku usaha yang berdaya saing tinggi dengan produk yang menembus pasar internasional.
Pesan Lis, manfaatkan peluang yang ada, untuk bersama-sama bekerja keras, Insyallah Tanjungpinang menjadi sentra industri kecil menengah di Provinsi Kepri. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
