
Gubernur Resmikan Interkoneksi Listrik 150 KV Batam-Bintan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Proyek interkoneksi listrik Batam-Bintan berdaya 150 KV diresmikan Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana di Gardu Induk PLTD Tanjunguban, Selasa.
"Interkoneksi listrik Batam-Bintan merupakan momentum yang paling dinanti masyarakat setempat dalam mengatasi permasalahan krisis listrik," katanya.
Agung mengatakan permasalahan kelistrikan berangsur-angsur selesai setelah proyek interkoneksi listrik tuntas.
Tahap awal, daya listrik 15 MW akan disalurkan ke gardu induk di Tanjunguban. Dari gardu induk akan disalurkan 8 MW untuk Kota Tanjungpinang, sedangkan 7 MW untuk Kabupaten Bintan melalui gardu induk di Kelurahan air Raja, Tanjunguban dan Kijang.
"Untuk sementara ini dapat mengatasi kekurangan listrik di Tanjungpinang," ujarnya.
Manajer PT PLN Unit Induk Pelayanan II Jurlian Sitanggang mengatakan pemasangan kabel listrik bawah laut Batam-Bintan membutuhkan waktu sekitar dua tahun.
"Akhirnya listrik bisa dialirkan ke Pulau Bintan," katanya.
Dia mengatakan pengerjaan proyek interkoneksi terkendala beberapa permasalahan di lapangan, salah satunya penggunaan lahan.Namun seluruh permasalahan yang dihadapi dapat diatasi.
"Kami memberi apresiasi kepada pihak kontraktor, pemerintah dan semua elemen masyarakat yang telah mendukung dalam upaya pemenuhan kelistrikan di Pulau Bintan.
Selain meresmikan interkoneksi Batam-Bintan, gubernur juga meresmikan pengoperasian PLTMG di Dompak, Tanjungpinang pada hari ini. Listrik itu untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan dan warga setempat.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
