Logo Header Antaranews Kepri

Pengangkatan 170 Honorer K2 Batam Tertunda

Selasa, 1 Desember 2015 21:27 WIB
Image Print
Telah diterbitkan SK untuk 312 orang, sisanya 170 orang masih dalam proses

Batam (Antara Kepri) - Proses pengangkatan 170 tenaga honorer K2 di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, tertunda karena masalah teknis sehingga mereka belum bisa menerima Surat Keputusan CPNS bersama 312 rekan mereka.

"Telah diterbitkan SK untuk 312 orang, sisanya 170 orang masih dalam proses," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Batam Syahrir saat penyerahan SK Honorer K2 di Batam, Selasa.

Pemkot Batam bersama DPRD Kota Batam sudah berupaya agar 170 tenaga honorer K2 bisa segera melanjutkan proses pengangkatan.

Syahrir bersama Ketua DPRD Batam Nuryanto sudah berkonsultasi dengan pejabat Badan Kepegawaian Negara.

Awalnya sebanyak 170 honorer K2 itu berstatus tidak memenuhi syarat. Namun, setelah diurus lebih lanjut kini berstatus "bahan tidak lengkap".

Bila seluruh bahan dilengkapi, tahapan pengangkatan honorer akan dilanjutkan.

Ia mengatakan dari 170 honorer K2 yang terkendala itu, sebanyak 42 orang sudah disetujui, sebanyak 10 orang masih terkendala di komputerisasi dan 118 orang lainnya masih dalam proses pelengkapan.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan menyesalkan proses pengangkatan honorer K2 yang terkesan berlarut-larut.

Menurut dia, lamanya proses pengangkatan honorer K2 disebabkan sistem yang diterapkan pemerintah belum tepat.

"Sistemnya belum pas, masih berubah-ubah terus. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi sistemnya memang belum tuntas," ujar Wali Kota.

Terlepas dari proses pengangkatan yang panjang, Wali Kota meminta seluruh honorer yang mendapatkan SK untuk menunjukkan kredibilitas tinggi.

"Tunjukkanlah bahwa anda-anda ini memang betul-betul layak. Kita diciptakan Allah untuk memberikan kontribusi bagi sesama. Pengangkatan ini jadikan hikmah untuk bekerja sebaik-baiknya," kata Wali Kota.

Proses pengangkatan honorer K2 itu sempat terkendala selama dua tahun lebih, sejak tes kemampuan dasar dan kemampuan bidang pada 2013.

Dari 312 honorer K2 yang menerima SK CPNS, sebanyak 12 orang di antaranya tenaga teknis, seorang sanggar belajar, 181 guru SD, 62 guru SMP, 20 guru SMU, 17 orang guru SNK, seorang TK dan 10 tenaga bidang.

Dan sebanyak 12 CPNS itu memperoleh golongan I-A dengan ijazah penerimaan SD, golongan I-C sebanyak 13 orang dengan ijazah SMP, golongan II-A sebanyak 142 orang dengan ijazah SMA, golongan II-B sebanyak 14 orang dengan ijazah Diploma II, golongan II-C sebanyak 36 orang dengan ijazah Diploma III dan golongan III-A sebanyak 108 orang dengan ijazah Strata I. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026