Logo Header Antaranews Kepri

1.000 Guru Kepri Masuki Usia Pensiun

Selasa, 15 Desember 2015 13:49 WIB
Image Print

1.000 Guru Kepri akan Masuki Usia Pensiun

Batam (Antara Kepri) - Sekitar 1.000 orang guru di Provinsi Kepulauan Riau akan memasuki masa pensiun, sehingga provinsi itu membutuhkan tambahan tenaga pengajar baru, kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri Yatim Mustafa di Batam, Selasa.

"Kekurangan guru baru terasa pada 2018, karena pensiun," kata Yatim Mustafa.

Rata-rata guru pensiun pada 2018, karena kebanyakan guru yang mengajar di Kepri merupakan guru tugas Instruksi Presiden yang didatangkan dari daerah lain pada masa Orde Baru, sehingga usia pensiunnya pun serentak.

Pemprov sudah melakukan berbagai antisipasi untuk mengatasi kekurangan guru di 2018, meski tidak akan cukup untuk mengisi seluruh kekosongan yang ditinggalkan guru pensiun.

Antisipasi yang dilakukan Pemprov Kepri antara lain menyekolahkan 100 orang anak Kepri pada jurusan keguruan di perguruan tinggi.

"Kami sekolahkan 100 orang guru bidang IPA, SLB, dan Kejuruan. Tahun ini tamat, semuanya beasiswa," kata dia.

Bila sudah menyelesaikan pendidikannya, guru muda itu akan ditempatkan di berbagai sekolah.

Selain itu, kekurangan guru juga ditutupi dari tenaga pegawai tidak tetap (PTT) dari sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air.

"Ada juga yang honor kabupaten," kata dia.

Pemerintah provinsi juga berharap mendapatkan tambahan tenaga guru melalui program pengadaan guru di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal oleh pemerintah pusat.

Namun jumlah guru dalam program itu belum terlalu banyak.

Sementara untuk meminta tambahan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil dirasakan sulit. Karena menurut Yatim, itu merupakan kebijakan pemerintah pusat.

"PNS tidak bisa, itu tugas pusat," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026