Logo Header Antaranews Kepri

Kemenakertrans: Kualitas Pekerja Perlu Ditingkatan Hadapi MEA

Minggu, 3 Januari 2016 21:23 WIB
Image Print
Dalam konteks kesiapan, yang perlu diketahui Indonesia surplus jumlah tenaga kerja, tapi dari kualitas, banyak perlu ditingkatkan

Batam (Antara Kepri) - Sekjen Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Abdul Wahab Bangkona menyatakan kualitas pekerja masih perlu ditingkatkan dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Dalam konteks kesiapan, yang perlu diketahui Indonesia surplus jumlah tenaga kerja, tapi dari kualitas, banyak perlu ditingkatkan," kata Abdul Wahab di Batam Kepulauan Riau, Minggu.

Ia menyatakan Indonesia memiliki sekira 100 juta tenaga kerja, bila diambil 10 persennya saja, sudah melebihi yang dimiliki Singapura.

Menurut dia, dari 100 juta tenaga kerja, banyak yang siap menghadapi persaingan. Namun, tetap ada yang perlu peningkatan.

Tidak semua pekerja di seluruh daerah memiliki kesiapan yang sama.

"Apakah pekerja di Kalimantan sama siapnya dengan di Jababeka, harusnya setiap wilayah punya kemampuan yang sama," kata dia.

Abdul Wahab menilai kesiapan tenaga kerja di Batam relatif lebih baik dibanding daerah lain di Indonesia.

Semua pihak di Batam membangun kekuatan untuk meningkatkan kapasitas pekerja, sehingga SDM di kota industri itu siap memenangkan persaingan.

"Batam adalah candra di muka, SDM memenangkan persaingan," kata dia.

Sementara itu, Kemenakertrans berencana mengambil BLK milik Badan Pengusahaan Kawasan Batam untuk dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan pekerja menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

BLK itu sudah lama tidak dioperasikan oleh BP Kawasan Batam.

Ia mengatakan sayang bila BLK tidak difungsikan, padahal pekerja sangat membutuhkan pusat-pusat pelatihan untuk meningkatkan keahlian.

Abdul Wahab menjamin, bila BLK itu dikelola oleh Kementerian, maka bisa segera difungsikan.

"Kalau itu dihibahkan ke kami, kami operasikan segera," kata dia.

Ia berharap BP Kawasan tidak keberatan menghibahkan BLK ke kementerian, agar bisa dimanfaatkan seluasnya bagi peningkatan kapasitas pekerja. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026