Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Tanjungpinang Sebaiknya Lobi Pemprov Kelola Pelabuhan

Minggu, 24 Januari 2016 02:24 WIB
Image Print
Peluang kerja sama dengan Pemprov Kepri cukup terbuka, karena Pulau Dompak berada di Tanjungpinang. Namun permasalahannya, apakah Pemprov Kepri bersedia atau tidak untuk bekerja sama dengan Pemkot Tanjungpinang

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang sebaiknya melobi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk bersama-sama mengelola pelabuhan di Pulau Dompak.

Anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang Syahrial, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan pengelolaan pelabuhan di Dompak secara bersama-sama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Peluang kerja sama dengan Pemprov Kepri cukup terbuka, karena Pulau Dompak berada di Tanjungpinang. Namun permasalahannya, apakah Pemprov Kepri bersedia atau tidak untuk bekerja sama dengan Pemkot Tanjungpinang," ujarnya.

Politikus PDIP itu mengatakan kerja sama mengelola pelabuhan di Dompak merupakan pilihan yang sebaiknya diambil karena Pemkot Tanjungpinang kesulitan memenuhi persyaratan membangun pelabuhan. Syarat mutlak untuk membangun dan mengelola pelabuhan yakni mendirikan Badan Usaha Kepelabuhanan.

Untuk mendirikan badan hukum itu, kata dia, Pemkot Tanjungpinang harus memiliki aset minimal Rp250 miliar dan memiliki rekening bank dengan uang senilai Rp50 miliar.

Pemprov Kepri memiliki badan usaha tersebut di bawah naungan PT Pelabuhan Kepri.

"Kerja sama dengan PT Pelabuhan Kepri itu untuk menambah pendapatan daerah, mengatur sendiri pelabuhan lebih tertib dan bagus, serta pelayanan meningkat," ucapnya.

Dia mengatakan Pemkot Tanjungpinang tidak memiliki kesempatan untuk mengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura yang selama ini dikelola PT Pelindo I. Pelabuhan itu tidak memberi kontribusi kepada Pemkot Tanjungpinang.

"Fasilitas pelabuhan ini sangat minim, tetapi Pemkot Tanjungpinang tidak memiliki wewenang untuk menangani permasalahan itu," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026