
Pemkot Batam catat 583 akseptor terlayani dalam 2 periode KB gratis 2026

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat 583 akseptor telah terlayani dalam program pelayanan keluarga berencana (KB) gratis digelar pada Februari dan April 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batam Novi Harmadyastuti dihubungi di Batam, Senin, mengatakan capaian tersebut berasal dari dua metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), yakni Intrauterine Device (IUD) dan implan.
Pada Februari, jumlah akseptor 286 orang, terdiri atas 95 IUD dan 191 implan, sedangkan pada April tercatat 297 orang, terdiri atas 109 IUD dan 188 implan.
"Sehingga totalnya mencapai 583 akseptor,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan pada Februari dilaksanakan di enam wilayah prioritas, yakni Bengkong, Batu Aji, Sagulung, Batam Kota, Sei Beduk, dan Nongsa.
“Batam menjadi wilayah prioritas karena karakteristiknya sebagai daerah perbatasan dan kepulauan dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Kepri,” kata dia.
Pada April, kegiatan dilakukan di delapan lokasi di tujuh kecamatan, mencakup wilayah padat penduduk, seperti Batam Kota, Sekupang, Sagulung, Batu Ampar, Bengkong, Batu Aji, dan Nongsa.
Baca juga: Posko Siaga Haji Telkomsel hadir di Batam dan Padang
“Ini merupakan bagian dari kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi dan pelayanan KB gratis yang menyasar wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi,” kata Novi.
Selain capaian tersebut, pihaknya juga menetapkan target pelayanan MKJP sepanjang 2026, yakni 800 akseptor IUD dan 1.200 akseptor implan.
“Selain IUD dan implan, kami juga menargetkan metode lain seperti suntik implan lanjutan sebanyak 50 akseptor, tubektomi 50 akseptor, dan vasektomi 12 akseptor,” katanya.
Ia mengatakan kegiatan serupa akan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan cakupan wilayah lebih luas guna meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan KB.
“Nanti ada lagi tanggal 11 Mei pekan depan untuk pelayanan KB gratis,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemkot Batam dapat mendukung pengendalian pertumbuhan penduduk di daerah tersebut.
Baca juga: BKKBN Kepri targetkan 4.587 penerima KB baru & ibu pascapersalinan
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
