
Belum Ada Kasus Lumpuh Layu di Natuna
Selasa, 8 Maret 2016 21:15 WIB

Upaya pemerintah untuk mencegah virus polio merupakan sebuah langkah positif yang harus didukung oleh seluruh masyarakat
Natuna (Antara Kepri) Meski belum pernah ditemukan kasus lumpuh layu karena virus polio di Natuna namun masyarakat dihimbau untuk tetap membawa balita mereka ke pos pengobatan untuk mendapatkan vaksin polio, kata Sekretaris Daerah Natuna, Samsurizon.
"Kita tidak ingin generasi penerus mengalami kendala dalam perkembangan psikis dan psikologinya karena terkena virus polio, oleh karenanya upaya pemerintah untuk mencegah virus polio merupakan sebuah langkah positif yang harus didukung oleh seluruh masyarakat," kata Samsurizon.
Sebanyak 7. 475 balita di Kabupaten Natuna pada Selasa (8/3) mendapatkan Vaksin Polio secara gratis di 118 Pos PIN diseluruh Natuna, dalam rangka Hari Pekan Imunisasi Nasional yang diselenggarakan serentak se Indonesia, selama sepekan dari tanggal 8 hingga 15 Maret mendatang.
Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Natuna dipusatkan di Posyandu Meranti, Batu Hitam, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Dr. H. Samsurizal mengatakan untuk pelaksanaan PIN di Natuna, Dinkes telah menyiapkan 600 orang kader Posyandu dan tenaga medis di seluruh Pos PIN.
Syamsurizal mengatakan sejauh ini belum ada ditemui kasus penderita Polio di Kabupaten Natuna. Namun pihak dinkes tetap melakukan survei AFP (Acute Flaccid Paralysis) , guna mengetahui adanya kasus lumpuh layu yang diderita anak usia 0 hingga 15 tahun, bukan disebabkan oleh kecelakaan.
"Kita pernah menemukan kasus demikian, ada 3 anak pada tahun 2013, lalu kita bawa fesesnya ke laboratorium Batam, guna mengetahui penyebabnya, namun ternyata bukan karena virus polio,dan sekarang penderitanya sudah sehat kembali," jelas Syamsurizal.
Untuk pelaksanaan PIN selain membuka POS PIN disetiap kecamatan dan juga di pelabuhan serta bandara, Dinkes akan melakukan sweeping terhadap balita yang kemungkinan belum mendapatkan vaksin polio. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Lia Rais
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
