
18 Warga Binaan Lapas Barelang Ujian Paket

Mereka ikut ujian atas kemauannya sendiri. Pihak penyelenggara sudah mempersiapkan semua alat tulis yang diperlukan saat ujian
Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 18 warga binaan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Negara Klas II A Barelang Kota Batam mengikuti Ujian Nasional (UN) Paket C yang diselenggarakan 4-7 April 2016.
"Meskipun menjalani ujian di Lapas, namuan mereka juga diawasi seperti di sekolah-sekolah yang melaksanakan ujian nasional," kata Kasi Binadik Lapas Negara Klas II Barelang Maulana Lutfhi di Batam, Senin.
Pihak yang melakukan pengawasan dalam Paket-C tersebut adalah petugas Dinas Pendidikan Kota Batam, kepolisian serta Petugas Lapas Barelang.
"Mereka ikut ujian atas kemauannya sendiri. Pihak penyelenggara sudah mempersiapkan semua alat tulis yang diperlukan saat ujian," kata dia.
Menurutnya, meskipun mereka menjalani tahanan sebagai konsekuensi tindak kejahatan yang dilakukan namun tetap mimiliki hak untuk memperoleh pendidikan termasuk ikut ujian.
"Yang membedakan hanya tempat pelaksanaannya saja. Untuk yang lain-lain tetap sama seperti peserta-peserta lain yang juga mengikuti ujian," kata Lutfhi.
Lutfhi berharap saat mereka keluar dari tahanan dapat bergabung dengan masyarakat umum serta mendapat pekerjaan sesuai dengan keahliannya masing-masing.
"Apabila mereka bebas mudah-mudahan bisa bergabung dengan masyarakat di luar sana. Kami berharap mereka bisa bermanfaat bagi orang lain," kata dia.
Peserta UN 2016 di Batam pada 2016 diikuti sebanyak 24.487 orang peserta. Dari jumlah tersebut di antaranya peserta SLTA sederajat dan ujian Paket C berjumlah 10.151 siswa. Peserta SLTP berikut peserta Paket B berjumlah 14.336 siswa.
Secara umum kegiatan ujian nasional tingkat SLTA sederajat di seluruh sekolah yang ada di Kota Batam pada hari pertama berlangsung lancar. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
