Logo Header Antaranews Kepri

Kemenag Kepri: 1 Ramadhan Diperkirakan 6 Juni

Selasa, 17 Mei 2016 20:05 WIB
Image Print
Sementara cahaya hilal sangat tipis, hanya sekitar 0,36 persen. Jika pun rukyatul hilal gagal sudah ada standar imkanul rukyah jika hilal tidak tampak

Batam (Antara Kepri) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau memperkirakan 1 Ramadhan 1437 H jatuh pada 6 Juni 2016, dan umat Islam akan memulai ibadah shalat taraweh pada 5 Juni 2016 malam untuk mulai berpuasa pada esok harinya.

Kepala Seksi Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Kepri, Utha Chuandra dalam siaran pers di Batam, Selasa menjelaskan ijma akan jatuh pada Minggu (5/6) pukul 10.01 WIB. Pada hari itu matahari akan terbenam pada pukul 18.05 WIB dan bulan akan terbenam pada pukul 18.23 WIB.

"Sementara cahaya hilal sangat tipis, hanya sekitar 0,36 persen. Jika pun rukyatul hilal gagal sudah ada standar imkanul rukyah jika hilal tidak tampak," katanya.

Meski begitu, ia tetap meminta seluruh petugas tetap memantau hilal, untuk memastikan waktu 1 Ramadhan.

Ia mengingatkan petugas turut memperhitungkan Planet Venus, agar tidak terkecoh dengan bulan.

"Harus hati-hati bagi para petugas rukyat karena venus pada posisi itu mirip sekali dengan bulan," katanya.

Ia menjabarkan, posisi matahari condong ke barat daya dengan tinggi hilal 4 derajat 14 menit dan 31 detik. Posisi moncong bulan kea rah selatan.

"Jika cuaca cerah maka kami memiliki kesempatan yang lama karena lama hilal akan tampak 17 menit 32 detik. Namun saya tetap sarankan agar petugas tetap standby pada alat masing-masing. Amati semua aspek agar tidak keliru. Amati selama mungkin jika perlu direkam," katanya.

Saat itu, usia bulan mencapai 8 jam 23 menit, memenuhi kriteria ijtima.

Tim Hisab Rukyat Kepulauan Riau akan menyelenggarakan kegiatan rukyatul hilal di perairan Tanjungpinang pada Minggu (5/6) sore. Selain itu tim yang sama di tiap kabupaten kota juga akan melaksanakannya pada waktu yang sama.

Kemenag Kepri sudah dilengkapi program dan banyak teleskop dengan standar tinggi, agar kegiatan rukyatul hilal bisa diikuti masyarakat.

Kemenag, kata dia, berkeinginan menghadirkan peralatan astro fotografi agar lebih mudah melihat hilal meskipun terhalang cuaca mendung.

Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri Erman Zaruddin mengatakan sesuai dengan regulasi, kegiatan rukyatul hilal akan tetap dilaksanakan meskipun telah ada informasi bahwa awal Ramadhan pada 6 Juni 2016.

"Setiap tahunnya cuaca selalu mendung, namun kita tetap menyelenggarakan rukyatul hilal," ujar Erman Zaruddin. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026