Logo Header Antaranews Kepri

Kuota Haji Karimun 128 Orang

Selasa, 17 Mei 2016 21:49 WIB
Image Print
Nanti akan ada pendalaman gladi posko di tingkat kabupaten. Gladi posko dilaksanakan agar setiap calon haji benar-benar menguasai seluruh rangkaian ibadah haji

Karimun (Antara Kepri) - Kuota haji Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tahun 2016 sebanyak 128 orang, tetapi empat orang mengundurkan diri karena sakit dan alasan lain.

"Jadi tinggal 124 orang" kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji Kankemenag Karimun Samsudin di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Samsudin menjelaskan, kuota sebanyak itu tersebar di beberapa kecamatan, dengan rincian sebanyak 29 orang berasal dari Kecamatan Karimun, 19 orang dari Tebing, 23 dari Meral, 3 dari Meral Barat.

Sedangkan dari Kecamatan Kundur 26 orang, Kundur Utara 6, Kundur Barat 9, Moro 1 dan Durai 8 orang.

Menurut dia, calon haji sebanyak itu sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat dan dapat diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah.

Pemeriksaan kesehatan, jelas dia, meliputi pemeriksaan fisik, termasuk pemberian vaksin meningitis.

"Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan seluruh calon haji," ucapnya.

Selain pengecekan kesehatan, kata dia, seluruh calon haji telah dan akan mengikuti berbagai kegiatan persiapan jelang keberangkatan, seperti bimbingan tentang tata cara atau manasik ibadah, termasuk memperdalam pengetahuan tentang rukun, syarat, wajib haji.

Bimbingan manasik haji dilaksanakan bekerja sama dengan Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Karimun, dengan menggelar lima kali bimbingan.

Dan terpenting, ujar Samsudin, seluruh calon haji juga mengikuti gladi posko dengan tahap awal dilaksanakan di tingkat kecamatan sebanyak delapan kali.

"Nanti akan ada pendalaman gladi posko di tingkat kabupaten. Gladi posko dilaksanakan agar setiap calon haji benar-benar menguasai seluruh rangkaian ibadah haji," tuturnya.

Dia mengharapkan, seluruh calon haji mempersiapkan diri secara fisik maupun mental sehingga dapat berangkat dan menunaikan ibadah haji dengan sempurna.

"Kemudian, pulang ke Tanah Air dengan menyandang predikat haji mabrur," katanya.

Jamaah Calon Haji Karimun, lanjut dia, juga masih melunasi ongkos naik haji dan menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama tentang biaya keseluruhan.

"Belum ada ketentuan dari pusat soal biaya haji, namun kita perkirakan berkisar Rp32.113.606," ucapnya. (Antara)

Editor: A Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026