Logo Header Antaranews Kepri

PLN Batam Bangun Pembangkit Listrik di Nias

Jumat, 19 Agustus 2016 19:08 WIB
Image Print
Termasuk di Lombok. Bright PLN Batam turut menyukseskan pelaksanaan MTQ Nasional di Lombok beberapa waktu lalu

Batam (Antara Kepri) - PT Bright Pelayanan Listrik Nasional Batam turut membangun pembangkit di Nias, Sumatera Utara, sebagai bagian dari Program Listrik 35.000 Megawatt yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

"Bright PLN Batam membantu di Nias," kata Sekretaris Perusahaan Bright PLN Batam Agus Subekti di Batam, Kepulauan Riau, Jumat.

Pembangunan pembangkit di Nias merupakan salah satu ekspansi bisnis anak perusahaan Perusahaan Listrik Negara (Persero) itu.

Di Nias, Bright PLN Batam membangun pembangkit dengan kapasitas 25 megawatt, berbahan bakar gas dan diesel.

Selain Nias, Bright PLN Batam juga terlibat dalam pembangunan tujuh pembangkit lainnya di berbagai daerah.

"Termasuk di Lombok. Bright PLN Batam turut menyukseskan pelaksanaan MTQ Nasional di Lombok beberapa waktu lalu," kata Agus.

Sebelumnya, Direktur Utama Bright PLN Batam, Dadan Koerniadipoera menyatakan dari rencana listrik 35.000 megawatt di seluruh Indonesia, Bright PLN Batam ditugaskan membangun pembangkit dengan kapasitas 500 megawatt.

"Pebangkit listrik 500 megawatt ini untuk delapan daerah di Sumatera, Lombok dan Kalimantan," kata dia.

Bright PLN Batam optimistis dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai dengan tenggat.

Dadan mengatakan, kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Bright PLN Batam menunjukkan performa anak perusahaan PLN Persero itu dinilai baik.

Bright PLN Batam juga mampu bertahan di tengah krisis yang melanda, dan tetap bertahan melayani kelistrikan masyarakat kota dan industri.

Bright PLN Batam terus mengembangkan sayap bisnisnya, di samping tugas utamanya melayani listrik di Pulau Batam.

Saat ini PLN Bright Batam juga mulai memasok kebutuhan listrik Pulau Bintan melalui kerja sama interkoneksi listrik Batam-Bintan, bekerja sama dengan PLN Persero. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026