Logo Header Antaranews Kepri

Menpan Dorong Perizinan Batam Jadi Percontohan Nasional

Jumat, 14 Oktober 2016 19:27 WIB
Image Print
Perizinan Batam kalau bisa, sudah harus menjadi percontohan di Indonesia. Memang butuh kerja keras, ada kekurangan itu pasti, tapi diperbaiki.

Batam (Antara Kepri) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mendorong agar perizinan dan pelayanan masyarakat di Kota Batam ,Kepulauan Riau dapat menjadi percontohan nasional.

"Perizinan Batam kalau bisa, sudah harus menjadi percontohan di Indonesia. Memang butuh kerja keras, ada kekurangan itu pasti, tapi diperbaiki," kata Asman Abnur usai meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pemkot Batam dan Badan Pengusahaan Batam di Kota Batam, Jumat.

Seluruh pelayanan publik di Kota Batam disatukan di dalam Gedung Sumatera Expo, baik itu pelayanan dari Pemkot Batam, BP Kawasan Batam dan Provinsi kepulauan Riau.

Penyatuan itu dinilai penting, demi memudahkan masyarakat dalam pengurusan segala bentuk perizinan yang diberikan Pemkot, BP Kawasan dan Pemprov.

"Kami ingin Gedung Sumatera menjadi perekat antara BP Kawasan, Pemkot dan Gubernur. Semua perizinan satu pintu melalui gedung ini," ucapnya, menegaskan.

Nantinya, tidak akan ada lagi pengotak-kotakan perizinan antara BP dan Pemkot.

"Kalau satu pintu itu menyatu. Prosesnya sesuai kewenangan masing-masing, masyarakat cukup mendatangi satu gedung, urusannya selesai. Tidak ke mana-mana lagi," tutur Asman yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam itu.

Ia menyatakan akan memantau terus penyempurnaan pelayanan publik di kota dengan dua institusi pemerintah itu.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan siap menyukseskan program pemerintah demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami di daerah menyelesaikan apa yang dikatakan Pak Menteri, kami berusaha menyelesaikan semua bersama Kepala BP," ujar Wali Kota.

Hal senada dikatakan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam Hatanto Reksodipoetro yang menyatakan siap mengintegrasikan perizinan bersama instansi yang lain.

"Kebetulan PTSP izin lahan baru tiga minggu lahir. Terima kasih didatangi, kami siap," kata dia.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026