
Kemenag Bagikan DIPA 2017 Seluruh Unit Kerja

Jangan ditunda-tunda. Jangan gunakan metode lama yang menumpuk pekerjaan di akhir tahun
Batam (Antara Kepri) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2017 kepada pimpinan unit kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Kepri, di Batam, Jumat.
Pada 2017 DIPA untuk Kanwil Kemenag Kepri sebesar Rp50.445.353.000 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp45.628.273.000, kata Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Djamal.
Dalam arahannya, Marwin Jamal mengatakan sengaja menyerahkan DIPA 2017 sejak dini agar unit kerja dapat meneliti daftar belanja yang sesuai dengan kebutuhan.
"Saya minta semua sudah selaras antara anggaran dengan program. Program yang dinilai tidak efektif, kita revisi. Sebagai contoh revisi DIPA 2016 pernah dilakukan di Bidang Bimas Islam menjadi Program Pembinaan Agama Islam di daerah terluar menjadi program yang sangat tepat karena memang dibutuhkan masyarakat yang selama ini jarang dibina," kata dia.
Marwin Jamal meminta jajarannya menjalankan kegiatan yang sudah diprogramkan sejak Januari 2017.
"Jangan ditunda-tunda. Jangan gunakan metode lama yang menumpuk pekerjaan di akhir tahun," katanya mengingatkan.
Pelaksanakan program prioritas di awal waktu penting, karena Kementerian Agama selalu melakukan evaluasi realisasi anggaran setiap triwulan.
Ia juga meminta jajarannya fokus pada kegiatan prioritas dengan mendahulukan kegiatan pengadaan yang membutuhkan waktu lebih panjang serta mengoptimalkan pemanfaatan anggaran terutama yang memiliki nilai tambah dan berdampak langsung ke masyarakat.
"Saya minta setiap satker dan unit kerja melakukan evaluasi internal secara berkala untuk mengukur penggunaan anggaran dengan maksimal," katanya lagi.
PPK diharapkan melakukan koordinasi secara rutin dengan perencanaan agar pelaksanaan anggaran tepat prosedur, tepat guna, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat waktu.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
