Logo Header Antaranews Kepri

BUMD Tanjungpinang Optimistis 2017 Raih Keuntungan

Selasa, 28 Maret 2017 20:59 WIB
Image Print
Ada cukup banyak usaha yang dilakukan BUMD Tanjungpinang yang diperkirakan tahun ini akan memberi kontribusi bagi daerah

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Usaha Milik Daerah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau merasa optimistis tahun 2017 meraih keuntungan dan dapat memberi kontribusi bagi daerah.

Direktur BUMD Tanjungpinang Zondervan, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan selama tujuh tahun beroperasi, perusahaan plat merah itu belum memberi kontribusi pada daerah.

"Selama tujuh tahun beroperasi sudah Rp6 miliar anggaran daerah yang dikelola BUMD," katanya.

Dia merasa optimistis roda usaha yang dilakukan BUMD Tanjungpinang akan membuahkan hasil. Selain membangun kerja sama dengan PT Pelindo Tanjungpinang, lanjutnya BUMD juga akan memperbaiki sistem sewa-menyewa lapak di Pasar Baru dan Bintan Centre.

"Ada cukup banyak usaha yang dilakukan BUMD Tanjungpinang yang diperkirakan tahun ini akan memberi kontribusi bagi daerah," ujarnya.

Namun, ia engan merinci usaha apa saja yang bakal dilakukan pihaknya untuk peningkatan konstribusi daerah diluar usaha kerjasama dengan pihak lain.

Zondervan menambahkan, pihaknya juga bakl memperbaiki sistem sewa-menyewa lapak pasar yang dikelolanya. Pihaknya melakukan itu setelah Tim Saber Pungli Polda Kepri menangkap Sl, staf BUMD Tanjungpinang yang diduga melakukan pungli.

Biaya sewa lapak juga akan dirasionalisasi melalui kajian akademis. Saat ini, biaya sewa lapak Rp95.000-Rp300.000.

Pembayaran sewa lapak setiap bulan dilakukan dengan menggunakan fasilitas BRI. Sedangkan surat ikatan sewa-menyewa lapak akan dibenahi dengan judul "surat peminjaman" sehingga para pedagang yang menyewa lapak tersebut tidak merasa memilikinya.

BUMD Tanjungpinang juga telah memberi surat peringatan kepada penyewa lapak yang menyewakan kembali lapak tersebut kepada para pedagang lain.

Perbaikan sistem ini akan dilakukan secara perlahan-lahan.

"Jumlah pedagang yang menyewa lapak sebanyak 2 ribu orang," katanya.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026