Logo Header Antaranews Kepri

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing Cegah Teroris

Rabu, 31 Mei 2017 19:51 WIB
Image Print
Surat edaran sudah ada, bagi tempat pemeriksaan Imigrasi di seluruh wilayah perbatasan tetap berkoordinasi, bilamana menemukan kecurigaan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Direktorat Jenderal Imigrasi RI memerintahkan kepada seluruh Kantor Imigrasi di wilayah perbatasan Indonesia, untuk memperketat pengawasan terhadap orang asing untuk mencegah masuknya teroris.
Pelaksana Harian Kepala Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Tatok H Sasono, di Tanjungpinang, Kepri, Rabu, mengatakan berdasarkan instruksi itu, pihaknya memperketat pengawasan di tempat pemeriksaan Imigrasi.
"Surat edaran sudah ada, bagi tempat pemeriksaan Imigrasi di seluruh wilayah perbatasan tetap berkoordinasi, bilamana menemukan kecurigaan. Dengan adanya perintah tersebut petugas lebih meningkatkan lagi pengawasan," katanya.
Ia mengatakan, langkah-langkah pencegahan dilakukan setiap petugas dengan cara mewaspadai penumpang yang datang dan berangkat di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura. Petugas lebih fokus terhadap penumpang yang bersikap mencurigakan.
"Teknis pengawasan melalui petugas yang memiliki wewenang dan cara tersindiri untuk mengatasi penanganan orang asing," ujarnya.
Instruksi Ditjend Imigrasi itu terkait konflik yang terjadi di Kota Marawi, Mindanao, Filipina. Dikhawatirkan, akibat konflik itu, ada yang melarikan diri ke Tanjungpinang melalui jalur Pelabuhan Internasional.
Namun sampai sekarang, menurut dia belum ditemukan teroris dari Filipina kabur ke Tanjungpinang.
"Pembatasan warga negara Filipina masuk ke Kepri tidak ada. Setiap warga negara lain berhak masuk ke Indonesia asalkan itu memenuhi prosedur, dan aturan sesuai Undang-Undang Keimigrasian, dipersilahkan," ujarnya.
Terkait data jumlah kedatangan Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina ke Tanjungpinang, kata dia masih menunggu laporan bulanan dari TPI.
"Laporan belum diinput perbulan, dipastikan kondisi masih aman," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro membenarkan kesiagaan aparat pengamanan disejumlah objek vital terkait antisipasi terorisme.
"Sifatnya koordinasi bersama KSOP, Imigrasi dan Polres Tanjungpinang untuk pengamanan di Bandara dan Pelabuhan," katanya saat dihubungi Antara.
Ia mengatakan, Polres Tanjungpinang juga mengerahkan unit intelijen untuk memantau keberadaan orang asing yang masuk ke Tanjungpinang.
"Polres bersama intelejen sifatnya memantau, dan berkoordinasi," ujarnya.(Antara)

Editor: Niko



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026