Logo Header Antaranews Kepri

Puncak Arus Balik di Hang Nadim Sabtu-Minggu

Jumat, 30 Juni 2017 14:30 WIB
Image Print
"Perkiraan kami puncak arus balik akan terjadi besok dan lusa," kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso

Batam (AntaraKepri) - Manajemen Bandara Internasional Hang Nadim Batam memperkirakan puncak arus balik Idul Fitri 1438 Hijriah terjadi pada Sabtu dan Minggu (1/7 dan 2/7).

"Perkiraan kami puncak arus balik akan terjadi besok dan lusa," kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Kepulauan Riau, Jumat.

Perkiraan tersebut mengingat masa cuti bersama pegawai negeri sipil habis pada Minggu (2/7) dan mulai kembali bekerja pada Senin (3/7) mendatang.

"Karena sampai saat ini (Jumat siang) penumpang balik belum signifikan, maka dua hari terakhir libur lebaran tersebut akan terjadi lonjakan penumpang balik ke Batam," kata dia.

Arus balik lebaran di Bandara Hang Nadim, kata dia, sudah mulai terjadi mulai Rabu (H+2) Lebaran, namun jumlahnya belum signifikan mengingat waktu libur lebaran yang belum berakhir.

"Data terakhir sampai Kamis kemarin justru yang meninggalkan Batam masih lebih banyak dibandingkan yang kembali lagi ke Batam usai lebaran," kata dia.

Berdasarkan data dari Manajemen Hang Nadim, pada hari lebaran (25/6) penumpang yang datang sebanyak 6.839 orang dan berangkat 9.014 orang. Hari kedua Lebaran (26/6) penumpang datang 7.631 orang, dan berangkat sebanyak 9.224.

Selanjutnya, Selasa (27/8) penumpang datang 7.424 orang dan berangkat 8.881 orang, untuk Rabu (28/6) penumpang yang tiba di Batam sebanyak 8.182 orang dan berangkat 9.181 orang.

"Sepanjang Kamis penumpang yang tiba di Hang Nadim mencapai 8.192 orang, sementara yang tiba di Batam mencapai 9.095 orang penumpang," kata Suwarso.

Manajemen Hang Nadim mencatat, jumlah pengguna transporasi udara di Hang Nadim saa musim mudik 2017 mencapai sebanyak 111.544 orang yang datang dan 143.857 orang penumpang yang meninggalkan Batam dengan total 1.700 kali penerbangan. (Antara)

Editor: Yunita



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026