Sinarmas Luncurkan Kota Mandiri Nuvasa Bay Batam

id sinarmas,luncurkan,kota,mandiri,nuvasa,bay

CEO Nuvasa Bay Ishak Chandra (depan) menunjuk maket rencana pembangunan kota mandiri di Nongsa, Batam, Sabtu (14/10) (Foto: Jo Seng Bie)

The Nove di lahan 4,7 hektare mulai dipasarkan pada April 2017 terdiri atas 600 unit apartemen, 157 rumah tapak, dan 38 kavling telah terjual di atas 80 persen
Batam (Antara Kepri) - Sinarmas Land meluncurkan the Nove, pembangunan  proyek tahap pertama Kota Mandiri  Nuvasa Bay di tepi pantai Teluk  Tering, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, 14 Oktober 2017.

"The Nove di lahan 4,7 hektare  mulai dipasarkan pada April 2017 terdiri atas 600 unit apartemen, 157 rumah tapak, dan 38 kavling telah terjual di atas 80 persen,"  kata CEO Pengembangan Strategis dan Pelayanan Sinarmas Land Ishak Chandra pada peluncuran akbar yang ditandai dengan peresmian galeri seni,  patung ikonik Nusava Bay, pameran lukisan dan patung Antonius Kho dkk, pementasan Tompi bersama Batam Jazz Society, dan peragaan seni kuliner  oleh Chef Fernando Sindu.

Menurut Ishak, secara keseluruhan Nuvasa Bay meliputi 228 hektare lahan, dan  proyek kota mandiri untuk segmen pasar kelas atas dengan investasi Rp7 tiliun itu akan diselesaikan dalam beberapa tahap dalam tempo 10-15 tahun .

Konsumen the Nove, katanya, 80 persen adalah orang Indonesia, dan 20 persen orang asing. Pembeli domestik, 60 persen  berdomisili di Batam, dan 40 persen lainnya penduduk Pulau Jawa dan beberapa kota  di Pulau Sumatera.

Kepala Pengembangan Sinarmas Land Batam  Premeraj Janardana mengutarakan, Nuvasa Bay akan menjadi kota mandiri terluas di Pulau  Batam, terpadu dengan lapangan golf 27 lubang (Palm Springs), hutan mangrove, pantai sepanjang 1,2 kilometer, dengan pemandangan lepas ke laut, dan panorama gedung pencakar langit Singapura.

Selain itu, katanya, Nuvasa berjarak sangat dekat dengan Singapura, atau 30 menit dengan kapal feri dari terminal Nongsapura ke Tanah Merah, Negeri Singa.

Premraj mengatakan, Sinarmas Land menggarap pasar properti perumahan dan kondominium Batam sebab berdasarkan hasil studi Bank Indonesia, pertumbuhan sektor  bisnis properti residensial di Batam secara nasional tertinggi atau mencapai 11,2 persen, atau hampir dua kali lipat dibandingkan dengan di Bandung yang hanya 5,9 persen.

Sinarmas Land, ujarnya,  memilih Nongsa untuk Nusava Bay sebab berjarak sekitar 10 menit ke Bandara Internasional Hang Nadim dengan mobil, dan pemerintah berencana membangun jalan lingkar luar sehingga jarak tempuh dari Nagoya ke Nongsa yang kini sekitar 30 menit, akan bisa menjadi sekitar 15 menit saja.

Di samping itu, Nuvasa Bay ia anggap sangat prospektif sebab pembangunan perumahan dan pusat bisnis selain di Nagoya kini sedang besar-besaran mengarah ke wilayah Batam Kota hingga mendekat ke Bandara Hang Nadim, dan berlanjut ke Nongsa.

Sinarmas Land  telah 40 tahun berkiprah dalam bisnis properti, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan nama PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Perusahaan tersebut telah mengembangkan lebih dari 50 proyek besar di Indonesia, dan menjalin kemitraan strategis, antara lain dengan Sojitz , Aeon, dan Itochu (Jepang).

Sinarmas Land  adalah pemilik Palm Springs Golf  and Beach Resort di Batam sejak 1989.(Antara)

Editor: Dedi
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar