Logo Header Antaranews Kepri

Kemenkumham Kepri ambil Sumpah tiga anak berkewarganegaraan ganda

Sabtu, 9 Mei 2026 07:31 WIB
Image Print
Kanwil Kemenkum Kepri menggelar acara pengambilan sumpah anak berkewarganegaraan ganda (ABG) jadi WNI di Aula Ismael Saleh, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Humas Kanwil Kemenkum Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkumham Kepri) mengukuhkan tiga anak berkewarganegaraan ganda (ABG) menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), melalui prosesi pengambilan sumpah setia kewarganegaraan yang digelar di Kota Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026).

"Ketiganya secara resmi menjadi WNI terhitung sejak pengambilan sumpah setia kewarganegaraan, per hari ini," kata Kepala Kanwil Kemenkum Kepri Edison Manik saat memimpin pengambilan sumpah ABG di Aula Ismael Saleh, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Jumat.

Pengambilan sumpah ini turut disaksikan pihak keluarga WNI bersangkutan, segenap pimpinan dan jajaran Kanwil Kemenkum Kepri, serta rohaniawan.

Adapun ketiga orang yang resmi menyandang status WNI tersebut adalah Dina Villocino, Siti Shaffiqa Saiqa, dan Bryan Cokro Rejo.

Baca juga: Cuaca Kepri hari ini 9 Mei: Waspada hujan petir di 5 wilayah

Kepala Kanwil Edison Manik menegaskan prosesi pengambilan sumpah ini merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2022 mengenai tata cara memperoleh, kehilangan, pembatalan, dan memperoleh kembali kewarganegaraan RI.

Hal tersebut, kata dia, sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum, terutama bagi anak hasil perkawinan campur yang menghadapi kendala administratif dalam menentukan kewarganegaraan.

Ia turut menegaskan pengukuhan secara konstitusional ini bukan sekadar prosedur formal, melainkan manifestasi komitmen moral para warga negara baru untuk menjunjung tinggi nilai kebangsaan, menjaga integritas, dan berpartisipasi aktif dalam bingkai NKRI.

Baca juga: BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga

Dia pun berpesan kepada WNI baru agar senantiasa menumbuhkan rasa cinta tanah air, lalu menjaga kesetiaan kepada NKRI, serta menghormati keberagaman suku, agama, ras, bahasa, dan budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

"Kami berharap para WNI baru ini dapat menghayati nilai Pancasila serta berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa Indonesia," katanya menegaskan.

Baca juga:

KJRI Johor Bahru pulangkan 232 PMI lewat Batam

Dirjen Imigrasi: Indonesia bukan tempat aman bagi pelaku scam



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026