
Memperingati Waisak dengan membagikan seribu sembako murah

Karena tujuan Buddha kata Jainul adalah bersama memberikan rasa aman nyaman dan toleransi yang tinggi kepada umat agama lain.
Lingga (Antaranews Kepri) - Para jemaah Vihara Kumala Maitreya Dabosingkep membagikan seribu paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai wujud toleransi kepada sesama umat beragama yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ketua Vihara Kumala Maitreya Dabosingkep, Jainul Arifin kepada Antara mengatakan kegiatan ini digelar usai melaksanakan ritual memandikan Buddha atau tradisi air suci dalam rangka Memperingati hari Tri Suci Waisak 2562 BE tahun 2018.
"Paket sembako ini kita bagikan untuk masyarakat khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk toleransi dari kami," kata Jainul, Selasa (29/5).
Jainul berharap melalui kegiatan dihari Tri Suci Waisak 2562 BE tahun 2018 ini, kerukunan antar umat beragama akan semakin terjalin. Karena tujuan Buddha kata Jainul adalah bersama memberikan rasa aman nyaman dan toleransi yang tinggi kepada umat agama lain.
Sementara itu, untuk paket sembako murah yang diberikan kepada warga itu kata Jainul dihargai lima ribu per paketnya. Terdiri dari beras, gula, minyak goreng dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.
"Kita bekerjasama dengan pemerintah setempat agar pembagian sembakonya tepat sasaran," katanya.
Jainul Arifin juga mengatakan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh Vihara Kumala Maitreya tidak terlepas dari rasa toleransi yang dimiliki oleh masyarakat Dabosingkep selama ini. Dimana masyarakat Dabosingkep lanjut Jaiunul sangat menghargai umat Buddha minoritas di Kabupaten Lingga.
"Sehingga menjelang 30 tahun berdirinya Vihara Kumala Maitreya rasa saling menghargai antar sesama umat beragama sangat terjaga," jelasnya.(Antara)
Pewarta : Nurjali
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
