Logo Header Antaranews Kepri

Disdagkop Karimun usulkan 1.000 UMKM pengguna elpiji bersubsidi

Sabtu, 14 Juli 2018 00:07 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli
Kita sangat setuju dengan kebijakan pemerintah pusat untuk meringankan UMKM. Mereka bisa terbantu dengan adanya subsidi harga elpiji, setidaknya biaya produksi berkurang, dan produksinya meningkat

Karimun (Antaranews Kepri) - Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Kepulauan Riau, mengusulkan elpiji bersubsidi untuk 1.000 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

"Sudah kita data dan usulkan ke pemerintah pusat. Tahap awal sekitar 1.000 pelaku UMKM," kata Kepala Disdagkop, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Muhammad Yosli mengatakan jumlah pelaku UMKM yang diusulkan untuk tetap bisa menggunakan elpiji tiga kilogram tersebut kemungkinan bisa bertambah karena masih banyak yang belum terdata.

"Instruksi Presiden Jokowi, tidak hanya pelaku usaha kecil, pelaku usaha menengah juga bisa menggunakan elpiji subsidi. Makanya, nanti akan kita data lagi berapa jumlah pelaku UMKM secara keseluruhan," kata dia.

Pemerintah daerah, menurut dia, sangat menyambut baik kebijakan pemerintah pusat yang membolehkan pelaku UMKM menggunakan elpiji bersubsidi sebagai upaya untuk mendorong meningkatnya produktivitas pelaku UMKM.

"Kita sangat setuju dengan kebijakan pemerintah pusat untuk meringankan UMKM. Mereka bisa terbantu dengan adanya subsidi harga elpiji, setidaknya biaya produksi berkurang, dan produksinya meningkat," tuturnya.

Penerapan elpiji bersubsidi kepada pelaku UMKM, menurut Yosli bersamaan dengan program konversi minyak tanah ke gas yang mulai direalisasikan pada September 2018.

Dia menjelaskan data 1.000 pelaku UMKM tersebut juga termasuk dalam data masyarakat yang akan menerima program konversi minyak tanah ke gas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang ESDM Disdagkop, UKM dan ESDM Karimun Vandarones Purba menyebutkan, teknis penyaluran elpiji bersubsidi, termasuk untuk pelaku UMKM akan dilaksanakan oleh Pertamina, dengan cara disalurkan ke lima titik atau pulau, antara lain Pulau Karimun Besar, Tanjungbatu Pulau Kundur, Buru, Moro dan Durai.

"Tujuannya agar tidak terjadi perbedaan harga, harga elpiji bersubsidi di Pulau Karimun sama dengan di Pulau Kundur, sehingga tidak memberatkan masyarakat," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2026