Batam kembangkan tiga pulau untuk pariwisata

id Pariwisata batam

Walikota Batam, Muhammad Rudi (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

Pemerintah kota, kata dia, kini juga tengah fokus mengembangkan pariwisata di pulau utama yang ditinggal karena konsentrasi pada bidang industri.
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mengembangkan tiga pulau penyangga untuk menjadi daerah tujuan wisata, bekerja sama dengan pihak swasta.

"Ada tiga pulau yang dikembangkan, yang telah kami serahkan kepada swasta untuk dibangun resor," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Selasa.

Sayang, Rudi enggan menyebutkan nama pulau yang akan dikembangkan, termasuk berada di wilayah kecamatan mana. Ia beralasan ingin pembangunan resor berjalan kondusif tanpa polemik.

"Dua hingga tiga tahun lagi selesai, nanti baru tahu," kata dia.

Rudi menjelaskan, awalnya pulau yang dikembangkan itu berpenghuni. Namun, pengusaha membeli lahan milik penduduk di sana untuk dikembangkan, sehingga tidak ada kendala lahan.

Kini, pulau itu sudah tidak berpenghuni, dan pengusaha sudah mengerjakan pembangunan resor. Menurut Rudi, resor yang dibangun di sana mampu menjadikan Batam sebagai primadona pariwisata dunia.

"Pulau itu ada penduduknya, tapi bisa direlokasi. Relokasinya sudah selesai. Masyarakat yang menjual tanahnya," kata dia.

Pemerintah kota, kata dia, kini juga tengah fokus mengembangkan pariwisata di pulau utama yang ditinggal karena konsentrasi pada bidang industri.

Pemkot Batam sedang berupaya mempercantik kota dengan pembangunan infrastruktur jalan dan taman kota.

"Kota ini dipercantik dulu, biar wisman senang," kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak, Riau menjalin kerja sama pariwisata dengan Kota Batam dan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau demi mengenjot angka kunjungan wisman ke daerah itu.

Bupati Siak, Syamsuar menyatakan dengan kerja sama itu, maka diharapkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam bisa melanjutkan perjalannya ke Siak.

"Kerja samanya dalam bentuk promosi pariwisata, dan mengembangkan `event` pariwisata, kebudayaan, dan `sport tourism`," kata Syamsuar usai menandatangani nota kesepahaman untuk kerja sama.

Nantinya, akan ada informasi pariwisata Siak yang disebar di Batam dan Karimun, sehingga wisman tertarik untuk melanjutkan perjalanannya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar