Jadi Geopark, Alif Stone diyakini dapat nilai tambah

id Wisata Natuna

Pengunjung berada di Kawasan Obyek Wisata Alif Stonepark di Natuna (Antaranews Kepri/Cherman)

Natuna ( Antara Kepri) - Kawasan wisata Alif Stone Park masuk berubah status menjadi kawasan Geopark Nasional, menyusul penerbitan sertifikat dari Komite Nasional Geopark Indonesia, di Pongkor, Bogor, Jawa Barat, (30/11). Eno, pengelola kawasan wisata batuan itu menyatakan, masuknya Natuna dalam jajaran geopark Indonesia akan menjadi nilai tambah bagi pariwisata lokal.

"Ini momentum, harus ada tindak lanjut agar status yang disandang menjadi nilai tambah bagi dunia pariwisata di Natuna," kata Eno di Natuna, Selasa (4/12).

Selain itu, Eno juga mengingatkan semua pihak untuk menyatukan persepsi agar status Geopark Nasional dapat meningkat menjadi Geopark Dunia.

"Setahu saya status ini sifatnya sementara, jika ingin status ini meningkat perlu melibatkan masyarakat, supaya status tersebut dapat berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga, tentunya melalui pariwisata," katanya.

Pada saat penyerahan sertifikat geopark kepada Bupati Natuna Hamid Rizal, Menteri Pariwisata Arif Yahya juga menyerahkan sertifikat kepada 7 kepala daerah lain.

Selain Natuna, sertifikat status Geopark Nasional juga diterima oleh Silokek, Sianok Maninjau, Sawah Lunto Sumatera Barat, Pongkor di Jawa Barat, Karangsambung, Karangbolong di Jawa Tengah, Banyuwangi di Jawa Timur, dan Meratus di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Arif Yahya menyebut, sebagian geopark yang ada di Indonesia sudah mendapat pengakuan dari organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya Perserikatan Bangsa Bangsa (UNESCO Global Geopark), termasuk Geopark Gunung Batur, Gunung Sewu, Ciletuh dan Gunung Rinjani.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar