Pemkot Tanjungpinang gunakan DAK bedah 183 rumah

id Program RTLH

Salah satu RTLH di Kelurahan Kampung Bugis, Kelurahan Tanjungpinang, Kepulauan Riau. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membedah 183 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di wilayah kerjanya. 

Dari jumlah tersebut, kuota penerima paling banyak terdapat di Kelurahan Tanjungunggat yaitu berjumlah 103 unit. Sementara sisanya ada di Kelurahan Tanjungpinang Timur dan Tanjungayun Sakti.

"Paling banyak daftar tunggu dan mengajukan itu dari Tanjungunggat. Ini pun belum semua terpenuhi. Mudah-mudahan tahun depan program yang sama berjalan kembali," kata staf Bidang Perumahan dan Pemukiman, Disperkim Tanjungpinang, Arif Monatar Panjaitan di Tanjungpinang, Sabtu (13/4).

Menurut Arif, perbaikan RTLH di Tanjungunggat akan dilaksanakan setelah Idul Fitri. Sedangkan di dua kelurahan lainnya dilakukan dalam waktu dekat.

"Sebab di dua kelurahan itu lebih sedikit, jadi kerjanya tidak begitu lama," ujarnya.

Dia menjelaskan, penerima program bedah RTLH mendapatkan bantuan uang senilai Rp19 juta. Dengan rincian Rp2,5 juta untuk biaya tukang dan sisanya untuk membeli bahan.

"Melalui bantuan ini diharapkan bisa mewujudkan hunian yang lebih baik," katanya menyebutkan.

Ketua RT/RW 004/006 Kelurahan Tanjungunggat, Uus mengatakan, kuota perbaikan RTLH tahun ini lebih besar dari sebelumnya.

Selain itu, syarat-syarat yang diminta juga tidak sulit. Di antaranya, Fotokopi KTP, Kartu Keluarga serta surat pernyataan pemakaian lahan dan menyediakan 10 buah materai.

Salah seorang calon penerima, Lince Sitorus, mengaku sangat bahagia, karena impian memiliki rumah layak huni segera terwujud.

"Sudah puluhan tahun tinggal di pesisir, akhirnya dapat bantuan program bedah RTLH juga," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar