Logo Header Antaranews Kepri

Polisi tembakkan gas air mata bubarkan demonstran

Rabu, 22 Mei 2019 22:57 WIB
Image Print
Suasana Jalan Kebon Sirih Timur menuju Jalan MH Thamrin yang ditutup sementara oleh massa peserta aksi demo di Jakarta Pusat pada Rabu (22/5/2019). ANTARA/Dea/aa

Jakarta (ANTARA) - Polisi menembakkan gas air mata dari Jl Medan Merdeka Barat ke arah para demonstran yang sebagian berkumpul di Jl Thamrin, Rabu malam.

Pantauan ANTARA, tembakan gas air mata tersebut tidak disadari oleh sebagian besar demonstran yang saat itu tengah duduk-duduk di sekitar Wisma Mandiri dan depan gedung Kementerian Agama di Jalan Thamrin, sekitar pukul 21.40 WIB.

Konsentrasi menghalau massa sejak Rabu siang banyak terfokus di sekitar kawasan gedung Bawaslu RI atau di perempatan Sarinah.

Tembakan gas air mata tersebut tidak hanya menimpa para demonstran tetapi juga sebagian anggota TNI yang saat itu berada di sekitar Wisma Mandiri.

Mereka kemudian lari menghindari gas air mata dan bahkan beberapa di antaranya melompati pagar pembatas di Wisma Mandiri.

Sebagian massa kemudian lari ke arah Jalan Kebon Sirih, Jalan Agus Salim atau Jalan Sabang.

Sejumlah mobil ambulance kemudian hilir mudik membawa para korban untuk dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.

Baca juga: Massa mulai lemparkan bom molotov ke arah polisi

Baca juga: Kapolda Metro Jaya pimpin langsung upaya bubarkan massa



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026