Logo Header Antaranews Kepri

Dua warga Kepri ikut diobservasi di Natuna

Kamis, 6 Februari 2020 13:34 WIB
Image Print
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 238 orang WNI yang menjalani proses observasi virus corona tersebut kondisi kesehatannya baik dan tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Tanjungpinang (ANTARA) - Dua dari 238 orang warga negara Indonesia (WNI) yang diobservasi di Kabupaten Natuna sepulang dari China berasal dari Tanjungpinang dan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menurut pejabat Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana saat dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis, mengatakan bahwa warga asal Karimun yang menjalani observasi merupakan mahasiswa kedokteran yang belajar di Wuhan, China.

"Orang tuanya juga dokter, bertugas di Karimun," katanya.

Ia menolak mengungkapkan identitas warga Tanjungpinang yang menjalani observasi di Natuna karena khawatir membuat keluarga resah.

"Dalam kondisi sekarang ini, agak sensitif untuk disampaikan. Saya khawatir keluarganya nanti resah," ujarnya.

Tjetjep menegaskan bahwa seluruh WNI yang dievakuasi dari Wuhan ke Natuna dalam kondisi sehat.

"Mereka menjaga daya tahan tubuh, dengan mengonsumsi makanan yang sehat, berserat dan buah-buahan. Mereka juga berolah raga," katanya mengenai WNI yang menjalani observasi di Hanggar Lanud Raden Sajad, Ranai, Natuna.



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026