
Persediaan beras di Provinsi Kepri aman hingga setahun

Tanjungpinang (ANTARA) - Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto memastikan persediaan sembako khususnya beras aman hingga setahun ke depan.
Menurut Isdianto di Tanjungpinang, Jumat, saat ini tersedia pasokan 1.450 ton beras dan menyusul sedang dalam perjalanan 1.500 ton.
Ketersediaan ini, kata dia, sekaligus menandakan dalam menyambut puasa, lebaran dan hari besar lainnya, stok makanan pokok masyarakat Kepri ini aman.
"Kami sekaligus mengabarkan kepada masyarakat agar jangan ada yang ragu maupun cemas dengan pangan, pasokan Bulog tidak ada kendala dan sangat aman," ujar Isdianto saat meninjau Gudang Bulog Batu 5 Bawah, Tanjungpinang.
Isdianto pun memastikan penyalurannya hingga ke seluruh daerah di Kepri bisa berjalan lancar. Karena Isdianto tidak ingin posisi aman hanya ada ibu kota Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang.
Baca juga: Swalayan Tanjungpinang batasi pembelian sembako cegah kelangkaan
Baca juga: Pemkot Batam pastikan pasokan sembako cukup
Baca juga: Disdagkop Karimun inspeksi gudang sembako di tengah wabah COVID-19
Dalam peninjauan ini, Isdianto turut mengimbau masyarakat supaya tidak panic buying atau pembelian panik di tengah mewabahnya COVID-19. Namun, tetap waspada karena pasokan beras masih dalam posisi aman.
"Tenang dan tidak usah panik, semua bahan pokok tersedia. Dan kami harap tidak ada yang melakukan pembelian panik atau menumpuk stok pangan dan bahan pokok," tutur Isdianto.
Saat ini, lanjut Isdianto, kepentingan masyarakat adalah yang utama. Semua pihak diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang membuat cemas masyarakat lainnya di tengah situasi urgen saat ini.
"Kita terus pantau melihat langsung ketersediaan pangan untuk beberapa bulan ke depan. Karena kitavtak ingin masyarakat menjadi khawatir," katanya.
Pewarta : Ogen
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
