
Gugus Tugas yakini telah terjadi transmisi lokal COVID-19 di Batam

Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam kepulauan Riau meyakini telah terjadi transmisi lokal. penularan COVID-19 di antara warga setempat
"Sesuai dengan gambaran dari kasus-kasus sebelumnya dan hasil 'tracing' yang telah dilakukan oleh tim, dapat kami sampaikan bahwa saat ini Kota Batam semakin diyakini telah terjadi kasus transmisi lokal," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, Selasa malam.
Ia menyampaikan, penularan paling banyak terjadi pada cluster ASN, tempat pasien 7, 8, 13 dan 15.
Tim gugus terus melakukan penelusuran terhadap semua orang yang ditengarai telah kontak dengan kasus sebelumnya.
Dalam siaran pers, Rudi yang juga Wali Kota Batam menyampaikan terdapat 3 kasus baru positif COVID-19 di Batam, dengan begitu, total 15 kasus.
Dua dari tiga kasus baru itu diduga terkait dengan Cluster ASN. Satu di antaranya lelaki berusia 42 tahun yang memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dari tanggal 4 hingga 6 Maret 2020 bersama rekan sekantornya.
"Dan yang bersangkutan juga merupakan rekan satu kantor dengan kasus 07 dan 08," sebut Wali Kota.
Berdasarkan hasil anamnesa, yang bersangkutan mengeluh tenggorokan gatal disertai batuk ringan. Namun keadaan umum fisiknya terlihat sehat dan stabil.
Lalu, masih dari cluster ASN, pasien 15 perempuan 33 tahun, ASN rekan satu kantor dengan kasus 07, 08 dan 13.
Sama dengan pasien 13, pasien 15 juga merasa tenggorokan gatal, namun secara umum fisiknya terlihat sehat dan stabil.
Sedangkan pasien 14, perempuan berusia 39 tahun, seorang merupakan guru, rekan kerja pasien 04.
"Perlu diketahui pada 16 Maret 2020 lalu yang bersangkutan pernah bersama dan kontak dekat dengan kasus terkonfirmasi positif 04 tersebut yang merupakan rekan kerjanya sesama guru di sekolah yang sama," sebut Wali Kota.
Ketiga pasien positif COVID-19 yang baru itu kini tengah dirawat di ruang isolasi RSBP Batam.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
