PMII-mahasiswa UK galang dana untuk pengidap tumor hati

id PMII,Galang dana,Mahasiswa universitas Karimun

PMII-mahasiswa UK galang dana untuk pengidap tumor hati

Kelompok KKN Mahasiswa Universitas Karimun menggalang dana untuk seorang jurnalis yang mengidap tumor hati. ANTARA Kepri/HO-dokumentasi Pribadi

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama tiga kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Karimun turun ke jalan menggalang dana untuk seorang jurnalis yang mengidap tumor hati.

Aksi penggalangan dana dilakukan di pasar dan beberapa persimpangan jalan di Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing, Minggu.

"Ini gerakan sosial kemanusiaan  untuk membantu wartawan, Hasian Sinaga yang sedang dirawat DI RSUD M Sani karena menderita penyakit tumor hati," kata ketua pelaksana Tengku Nazila di sela kegiatan penggalangan dana.

Tengku Nazila menjelaskan penggalangan dana dilaksanakan tiga kelompok KKN mahasiswa Universitas Karimun (UK), yakni Kelompok KKN Kelurahan Sungai Pasir, Kelompok KKN Kecamatan Meral, Kelompok KKN PUSTEB serta anggota PMII.

Dengan berbekal kotak kardus, para mahasiswa UK menghampiri warga atau para pengendara , meski berkeringat akibat panas sinar matahari.

"Dana yang terhimpun, berapapun banyaknya kami harapkan sedikit membantu meringankan beban keluarga Pak Hasian. Kami juga berdoa agar Pak Hasian cepat sembuh," ujarnya.

Nazila berpesan kepada anggota agar berbuat amal dengan tulus dan ikhlas meskipun tidak mengenal pihak yang dibantu.

"Saling membantu dan berbagi itu menyenangkan. Semoga yang memberi dan diberi mendapat berkah dari Allah SWT. Jika tidak menemukan orang baik, cobalah untuk menjadi baik," tambah Ketua Kelompok KKN UK Kecamatan Meral, Melinia Suraya.

Sementara itu, Ketua kelompok KKN UK Puskesmas Tebing, Ferdi Sugianto mengatakan penggalangan dana merupakan wujud peduli terhadap sesama.

Ferdi mengemukakan pada dasarnya manusia hidup harus saling membantu, selain itu juga sebagai pendekatan kepada masyarakat dengan mengajak menyumbang untuk pengobatan Hasian Sinaga.

"Secara tidak langsung kami mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam membantu sesama  di masa pandemi COVID-19 ini," katanya.
 
Kelompok KKN Mahasiswa Universitas Karimun menggalang dana untuk seorang jurnalis yang mengidap tumor hati. ANTARA Kepri/HO-dokumentasi Pribadi


Ketua Kelompok KKN UK Kelurahan Sungai Pasir, Romadani menambahkan, pada prinsipnya mereka ingin membantu orang yang sedang ditimpa musibah karena membantu sesama sifatnya adalah lumrah bahkan diwajibkan dalam setiap agama.

"Bukan semata untuk menjalankan perintah agama saja, menolong sesama juga mengasah naluri kita sebagai makhluk sosial," ucapnya.

Dia mengatakan tolong menolong tak hanya sebatas ucapan di bibir, tetapi perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karimun Rusdianto menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh mahasiswa KKN UK yang turut berpartisipasi menggalang dana untuk membantu pengobatan salah satu anggota IWO yang sedang dirawat di RSUD M Sani.

Rusdi berpesan, agar dalam kegiatan penggalangan dana baik secara "door to door" maupun melakukan penggalangan dana di lampu merah hendaknya memperhatikan keselamatan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Terima kasih kami sampaikan kepada adek-adek kami mahasiswa yang saat ini turut berperan membantu penggalangan dana bagi Hasian Sinaga. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat bermanfaat bagi keluarganya, dan cepat sembuh. Dan jangan lupa, tetap memperhatikan protokol kesehatan," pesannya.

Dari data yang dihimpun, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karimun berhasil menggalang dana sebesar RP 2.781.000, Kelompok KKN UK Kecamamatan Meral Rp 637.000, Kelompok KKN UK Puskesmas Tebing Rp 1.433.500 dan Kelompok KKN UK Kelurahan Sungai Pasir Rp724.000. 

Total dana yang dikumpulkan mahasiswa KKN UK adalah Rp2.794.500 sedangkan dari penggalangan yang dilakukan IWO sebesar Rp2.781.000 dan tambahan dari Kasipidum Kejari Karimun Rp500.000, jadi total keseluruhan Rp6.075.500.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar