
RSBP Batam: Dokter yang periksa kontestan pilkada bebas dari COVID-19

Batam (ANTARA) - Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam memastikan dokter yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan peserta pemilihan kepala daerah, bebas dari COVID-19.
"Dokter diusap (swab) juga. Meski tidak diatur, kami mengambil langkah, perawat yang mendampingi, dokter yang memeriksa sudah diusap. Negatif," kata Plt Direktur wakil bupati Karimun," kata Plt. Direktur RSBP Batam Afdhalun Hakim di Batam, Senin.
Seluruh bakal pasangan calon kepala daerah juga harus menyertakan bukti telah menjalani tes usap COVID-19, dan hasilnya negatif, sebelum pemeriksaan kesehatan.
Langkah itu diambil sebagai antisipatif, demi saling meyakinkan antara yang diperiksa dan memeriksa, bahwa kedua pihak negatif COVID-19.
Terdapat 15 orang dokter yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon.
Afdhalun menyatakan seluruh peserta Pilkada di Provinsi Kepri, kecuali Kabupaten Bintan, menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang dipimpinnya.
Sebanyak tujuh bakal pasangan calon kepala daerah peserta Pilkada Provinsi Kepri, Kota Batam dan Kabupaten Karimun menjalani pemeriksaan kesehatan di RSBP Batam pada Senin-Selasa (7-8/9).
Rencananya, peserta Pilkada Kepulauan Anambas, Natuna dan Lingga juga kan mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSBP pada Selasa-Rabu (8-9/9).
RSBP menyiapkan satu lantai khusus pemeriksaan kesehatan yaitu lantai 6, demi menjaga kesterilan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan yang memerlukan alat khusus dilakukan 1, karena perlengkapan tidak bisa dibawa ke lantai 6.
Untuk pemeriksaan rohani, akan dilaksanakan di lantai 4.
Dalam kesempatan itu, ia menyatakan RSBP Batam menyiapkan pelayanan VVIP untuk setiap bakal paslon yang memeriksakan kesehatan. Termasuk masing-masing perawat yang bertugas mendampingi.
"Standar VVIP. Setiap orang ditemani dan diantar perawat ke mana-mana," kata dia.*
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
