Pelanggar protokol kesehatan di Batam wajib tes cepat

id tes cepat covid batam,Razia masker batam

Pelanggar protokol kesehatan di Batam wajib tes cepat

Sejumlah warga yang kedapatan tidak mengenakan masker diedukasi tim di Batam, Sabtu (18/10/2020). ANTARA/HO-Dok Pemkot Batam

Batam (ANTARA) - Sebanyak 155 orang warga Kota Batam yang melanggar protokol kesehatan, tidak mengenakan masker saat berada di luar rumah langsung menjalani tes cepat COVID-19.

"Ada 155 pelanggar yang berhasil kami jaring karena tidak menggunakan masker. Dan langsung di-rapid test," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam, Salim Naim, Ahad.

Dari 155 orang yang melanggar protokol kesehatan dan menjalani tes COVID-19, lima orang di antaranya dinyatakan reaktif dan langsung diinstruksikan untuk menjalani isolasi mandiri.

Tim Gugus Tugas juga akan melakukan tes usap PCR terhadap mereka yang hasil tes cepatnya reaktif.

"Lima orang di antaranya dinyatakan reaktif dan selanjutnya langsung dilakukan isolasi mandiri kemudian tes swab," kata Salim.

Sebanyak 155 orang warga terjaring razia saat beraktivitas di sekitar Kampus Universitas Batam. Selain wajib menjalani tes cepat COVID-19, seluruh warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan itu juga diedukasi untuk tidak melanggar protokol kesehatan lagi.

Petugas razia terdiri dari berbagai instansi, yaitu Satpol PP, PTSP, DLH, Dishub, Kodim 0316, PM, Pomal AL, AU, Yonif Marinir 10 SBY, Raider 136, Polresta Barelang, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Ditpam BP Batam.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengimbau masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, disiplin memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.

"Kepada masyarakat Kota Batam kami ingatkan untuk selalu disiplin memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sosial hingga denda, lalu di-rapid test. Jika reaktif atau bergejala akan dilakukan tes swab. Selanjutnya, jika positif akan dikarantina di RSKI Galang," kata dia mengingatkan.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar