Anggota PPK Natuna yang meninggal terima santunan

id Natuna, kpu, BPJamsostek, sunardi, kepala BPJamsostek natuna, ppk, pilkada natuna, ahmadi, kecamatan serasan timur, camat serasan timur

Anggota PPK Natuna yang meninggal terima santunan

Junaedi Abdilah, Ketua KPU Natuna saat penyerahan secara simbolis yang juga dihadiri jajaran komisioner lainnya, serta Kepala BPJamsostek Natuna, Sunardi, di Ranai, Natuna, Rabu. (Antara Kepri/ Cherman)

Natuna (ANTARA) - Satu bulan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek, Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Serasan Timur, Kabupaten Natuna diketahui meninggal mendadak dan saat ini telah menerima santunan kematian sebesar  Rp42 juta.

"Sekretaris PPK atas nama Ahmadi yang meninggal mendadak akibat sakit, kami berikan santunan kematian dan diserahkan kepada ahli waris dari almarhum," kata Ketua KPU Natuna Junaedi Abdullah saat penyerahan secara simbolis yang juga dihadiri jajaran komisioner lainnya, serta Kepala BPJamsostek Natuna, Sunardi, di Ranai, Natuna, Rabu.

Menurut dia, pemberian santunan  tersebut merupakan  upaya untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh PPK, PPS dan KPPS yang ada di kabupaten Natuna dalam menghadapi kegiatan Pilkada Kabupaten Natuna pada 09 Desember 2020.

Sementara,Kepala  BPJamsostek Natuna, Sunardi, mengatakan dari 15 Kecamatan di Natuna, terdapat 8 kecamatan yang telah mendaftarkan seluruh PPK dan PPS nya ke program BPJS Ketenagakerjaan.

"Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada para ketua PPK tersebut, dan bagi yang belum terdaftar kami mendorong agar segera didaftarkan,” ungkap Sunardi.

Ia juga mengatakan, untuk petugas KPPS secara keseluruhan akan segera didaftarkan oleh pihak PPK.

"Saat ini masih dalam proses menyiapkan datanya,” kata Sunardi.

Menurutnya, penyelenggara pilkada yang terdiri dari PPK, PPS dan KPPS termasuk kategori pekerja tidak mengenal waktu, sehingga tidak terlepas dari risiko sosial seperti kecelakaan kerja, cacat dan meninggal dunia.

"Dalam menyelenggarakan kegiatan pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Natuna, untuk itu pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan atau BPJamsostek, hal ini akan menambah semangat bekerja dan rasa aman mereka dalam melakukan aktifitas pekerjaannya,” imbuhnya.

Selain itu, Iwan mewakili ahli waris dari almarhum Ahmadi juga menyampaikan ucapan terima kasih mereka kepada BPJamsostek Natuna atas santunan tersebut.

“Mudah-mudahan santunan 42 juta ini dapat membantu ahli waris Bapak Ahmadi, Ia meninggalkan seorang istri dan 2 orang balita,” ujarnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar