Warga Batam ada yang terpapar varian delta COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 14:02 WIB
Sosialisasi COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. ANTARA/ Naim
Batam (ANTARA) - Varian delta COVID-19 telah ditemukan di Kota Batam Kepulauan Riau, berdasarkan pemeriksaan sampel masyarakat setempat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).
"Sudah ada (varian delta di Batam)," kata Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Batam Budi Santosa melalui pesan aplikasi, Rabu.
Pihaknya rutin mengirim sampel pemeriksaan lanjutan kepada Balitbangkes Kementerian Kesehatan untuk mengetahui adanya varian baru COVID-19 yang beredar di wilayah kerjanya.
Dalam peta sebaran sekuens dan varian Virus SARS-CoV-2 di Indonesia, terdapat dua kasus alpha dan satu kasus delta di Provinsi Kepri.
"Itu data komulatif," kata dia.
Sayang, ia tidak merinci, kapan pasien dengan varian delta itu dinyatakan positif COVID-19, untuk mengetahui potensi sebaran virus.
Namun, ia memastikan seluruh pasien dengan varian alpha dan delta di Kepri telah dinyatakan pulih.
"Sudah sembuh semua," kata dia.
Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau melaporkan tambahan 569 warga yang dinyatakan pulih dari COVID-19, hingga totalnya menjadi 16.759 pada Rabu.
Berdasarkan catatan, penambahan warga yang pulih dalam sehari itu merupakan yang tertinggi sejak awal masa pandemi COVID-19.
Sementara jumlah tambahan warga yang dinyatakan positif COVID-19 pada Rabu sebanyak 262 orang, totalnya menjadi 20.364 kasus pulih.
Jumlah tambahan warga positif COVID-19 pada Rabu, relatif menurun dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 419 orang.
Tercatat juga tambahan enam orang meninggal pada hari ini, sehingga totalnya 470 orang.
Dengan begitu, 3.135 orang masih aktif COVID-19.
"Sudah ada (varian delta di Batam)," kata Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Batam Budi Santosa melalui pesan aplikasi, Rabu.
Pihaknya rutin mengirim sampel pemeriksaan lanjutan kepada Balitbangkes Kementerian Kesehatan untuk mengetahui adanya varian baru COVID-19 yang beredar di wilayah kerjanya.
Dalam peta sebaran sekuens dan varian Virus SARS-CoV-2 di Indonesia, terdapat dua kasus alpha dan satu kasus delta di Provinsi Kepri.
"Itu data komulatif," kata dia.
Sayang, ia tidak merinci, kapan pasien dengan varian delta itu dinyatakan positif COVID-19, untuk mengetahui potensi sebaran virus.
Namun, ia memastikan seluruh pasien dengan varian alpha dan delta di Kepri telah dinyatakan pulih.
"Sudah sembuh semua," kata dia.
Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau melaporkan tambahan 569 warga yang dinyatakan pulih dari COVID-19, hingga totalnya menjadi 16.759 pada Rabu.
Berdasarkan catatan, penambahan warga yang pulih dalam sehari itu merupakan yang tertinggi sejak awal masa pandemi COVID-19.
Sementara jumlah tambahan warga yang dinyatakan positif COVID-19 pada Rabu sebanyak 262 orang, totalnya menjadi 20.364 kasus pulih.
Jumlah tambahan warga positif COVID-19 pada Rabu, relatif menurun dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 419 orang.
Tercatat juga tambahan enam orang meninggal pada hari ini, sehingga totalnya 470 orang.
Dengan begitu, 3.135 orang masih aktif COVID-19.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Nasi Kapau" salah satu kunci Kepri minimalisir penyebaran varian Delta
25 October 2021 18:19 WIB, 2021
Wuhan temukan tujuh kasus COVID-19 pada warga lokal, pertama sejak Juni 2020
02 August 2021 20:40 WIB, 2021
Zhengzhou, China dilanda COVID Delta di tengah pemulihan bencana banjir
01 August 2021 6:45 WIB, 2021