Dinkes Kepri pastikan kecukupan oksigen di rumah sakit
Kamis, 5 Agustus 2021 18:28 WIB
RSUD Tanjungpinang, Kepulauan Riau. ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Mochammad Bisri memastikan pihaknya aktif memantau kecukupan oksigen di tiap-tiap rumah sakit khususnya terkait penanganan pasien COVID-19.
"Saya sudah perintahkan staf pantau terus stok oksigen rumah sakit melalui sistem online," kata Bisri di Tanjungpinang, Kamis.
Bisri menyebut baru-baru ini terdapat satu rumah sakit di daerah itu kehabisan stok oksigen kurang dari 12 jam, namun bisa langsung diantisipasi dengan menambahkan stok oksigen.
Dia memastikan pasokan ketersediaan oksigen semua rumah sakit sampai sejauh ini masih aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan oksigen seperti yang dialami sejumlah daerah di Indonesia.
Apalagi Kepri, katanya, Kepri telah mendapat tambahan bantuan 250 tabung oksigen dari Pemerintah Negara Singapura.
Bantuan tersebut tiba di Kepri melalui Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu 31 Juli 2021.
"Singapura tawarkan bantuan oksigen. Jadi kita ajukan 250 tabung, ini tentu sangat membantu terhadap penanganan COVID-19 di Kepri," ujar Bisri.
Lebih lanjut, Bisri menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengunjungi sejumlah perusahaan produksi oksigen dan dapat dipastikan masih bisa memenuhi permintaan oksigen di wilayah tersebut.
"Contohnya di Batam. Setelah kita cek, produksi oksigen masih berjalan lancar," ungkapnya.
Ia turut mengimbau agar penjual tabung oksigen tidak memanfaatkan momen pandemi COVID-19 ini untuk menjual tabung oksigen melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kalau sampai ketahuan. Pihak kepolisian siap menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," demikian Bisri.
"Saya sudah perintahkan staf pantau terus stok oksigen rumah sakit melalui sistem online," kata Bisri di Tanjungpinang, Kamis.
Bisri menyebut baru-baru ini terdapat satu rumah sakit di daerah itu kehabisan stok oksigen kurang dari 12 jam, namun bisa langsung diantisipasi dengan menambahkan stok oksigen.
Dia memastikan pasokan ketersediaan oksigen semua rumah sakit sampai sejauh ini masih aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan oksigen seperti yang dialami sejumlah daerah di Indonesia.
Apalagi Kepri, katanya, Kepri telah mendapat tambahan bantuan 250 tabung oksigen dari Pemerintah Negara Singapura.
Bantuan tersebut tiba di Kepri melalui Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu 31 Juli 2021.
"Singapura tawarkan bantuan oksigen. Jadi kita ajukan 250 tabung, ini tentu sangat membantu terhadap penanganan COVID-19 di Kepri," ujar Bisri.
Lebih lanjut, Bisri menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengunjungi sejumlah perusahaan produksi oksigen dan dapat dipastikan masih bisa memenuhi permintaan oksigen di wilayah tersebut.
"Contohnya di Batam. Setelah kita cek, produksi oksigen masih berjalan lancar," ungkapnya.
Ia turut mengimbau agar penjual tabung oksigen tidak memanfaatkan momen pandemi COVID-19 ini untuk menjual tabung oksigen melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kalau sampai ketahuan. Pihak kepolisian siap menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," demikian Bisri.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polda Kepri target turunkan angka pelanggaran lalu lintas diawal tahun 2026
02 February 2026 10:34 WIB
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB