Bupati tinjau stok oksigen antisipasi kelangkaan di Karimun

id Antisipasi kelangkaan oksigen,covid karimun

Bupati  tinjau stok oksigen  antisipasi kelangkaan di Karimun

Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rafiq dan jajaran FKPD meninjau stok oksigen ke PT Central Jaya di Sei Bati, Kecamatan Tebing, Kamis (22/7).  ANTARA/HO-Faceebook Humas Pemkab Karimun

Karimun (ANTARA) - Bupati Kabupaten Karimun, Kepri, Aunur Rafiq meninjau stok oksigen ke PT Central Jaya di Kecamatan Tebing guna mengantisipasi kelangkaan di tengah lonjakan kasus COVID-19, Kamis.

"Peninjauan dilakukan untuk mengecek ketersediaan tabung oksigen di Karimun," kata Bupati Aunur Rafiq.

Rafiq tidak memungkiri bahwa kelangkaan tabung oksigen sempat terjadi di Indonesia, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat termasuk di Karimun.

Kelangkaan yang terjadi bahkan menyebabkan harga tabung oksigen mengalami kenaikan yang signifikan.

"Setelah kita tinjau langsung. Alhamdulillah ketersediaan oksigen cukup banyak untuk melayani pasien di rumah sakit, baik pasien COVID-19 maupun penyakit lainnya," ujarnya.

Dia mengatakan PT Central Jaya sebagai salah satu perusahaan gas, mampu memproduksi sebanyak 300 tabung atau setara dengan 7,5 ton gas oksigen dalam sehari.

"Sehingga, ketersediaan tabung oksigen di Karimun tergolong sangat aman," ungkap Rafiq.

Selain ketersediaan tabung oksigen, katanya, yang menjadi perhatian Pemkab Karimun saat ini adalah tingkat keterisian tempat tidur atau BOR rumah sakit penanganan COVID-19.

Pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menambah BOR tersebut demi mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 dimana tempat tidur rumah sakit itu ditambah dari 107 unit menjadi 140 unit.

Selain itu, ruang serbaguna RSUD Muhammad Sani Karimun juga akan disiapkan menjadi tempat penanganan COVID-19. Kemudian, di Hotel Gembira, bagian dari RSUD Kundur juga akan dijadikan ruang untuk rawat kasus sedang dan ringan.

"Kalau kasus berat tetap berada di RSUD Muhammad Sani," ujar Bupati Karimun.

Politisi Golkar itu turut mengimbau agar masyarakat berperan aktif dalam pengendalian kasus COVID-19 dengan terus mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi massal.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar