Vaksinasi penguat di Kepri mencapai 30 persen
Senin, 4 April 2022 17:24 WIB
Masyarakat di Tanjungpinang, Kepri, melakukan vaksinasi COVID-19. (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau Mochammad Bisri menyampaikan bahwa angka vaksinasi booster atau penguat sudah mencapai 30 persen dalam kurun waktu sepekan terakhir berkat adanya kebijakan mudik Idul Fitri 1443 Hijriah.
Bisri di Tanjungpinang, Senin, menyebut sebelumnya angka vaksinasi penguat di daerah tersebut sangat lambat, di mana selama dua bulan yaitu Januari-Februari 2022, capaiannya hanya di bawah 10 persen.
"Tapi begitu Pak Presiden Jokowi mengumumkan masyarakat boleh mudik, namun wajib vaksinasi penguat, capaian vaksinasi penguat langsung naik signifikan," kata Bisri.
Ia menyatakan setelah pengumuman itu, dalam sehari ada sekitar 15 ribu warga vaksin penguat di sentra-sentra layanan vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.
Bisri juga memastikan kegiatan vaksinasi penguat tetap dilaksanakan selama Ramadhan, karena warga diprediksi makin antusias divaksin penguat hingga lebaran nanti.
"Stok vaksin aman dan cukup, apalagi sebenarnya target vaksinasi penguat ini, 50 persen sudah cukup," ujar Bisri.
Dia mengajak warga yang belum melakukan vaksinasi penguat agar segera divaksin. Selain ditetapkan jadi syarat mudik, vaksin penguat juga dapat memperkuat kekebalan tubuh melawan COVID-19.
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kepri capaian vaksinasi dosis pertama 1.744.244 orang atau 96,76 persen, dosis dua 1.481.944 orang 82,21 persen, dan dosis tiga atau penguat 418.499 orang atau 30,74 persen dari target sasaran 1,4 juta orang.
Bisri di Tanjungpinang, Senin, menyebut sebelumnya angka vaksinasi penguat di daerah tersebut sangat lambat, di mana selama dua bulan yaitu Januari-Februari 2022, capaiannya hanya di bawah 10 persen.
"Tapi begitu Pak Presiden Jokowi mengumumkan masyarakat boleh mudik, namun wajib vaksinasi penguat, capaian vaksinasi penguat langsung naik signifikan," kata Bisri.
Ia menyatakan setelah pengumuman itu, dalam sehari ada sekitar 15 ribu warga vaksin penguat di sentra-sentra layanan vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.
Bisri juga memastikan kegiatan vaksinasi penguat tetap dilaksanakan selama Ramadhan, karena warga diprediksi makin antusias divaksin penguat hingga lebaran nanti.
"Stok vaksin aman dan cukup, apalagi sebenarnya target vaksinasi penguat ini, 50 persen sudah cukup," ujar Bisri.
Dia mengajak warga yang belum melakukan vaksinasi penguat agar segera divaksin. Selain ditetapkan jadi syarat mudik, vaksin penguat juga dapat memperkuat kekebalan tubuh melawan COVID-19.
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kepri capaian vaksinasi dosis pertama 1.744.244 orang atau 96,76 persen, dosis dua 1.481.944 orang 82,21 persen, dan dosis tiga atau penguat 418.499 orang atau 30,74 persen dari target sasaran 1,4 juta orang.
Pewarta : Ogen
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam pastikan blank spot pulau penyangga teratasi saat Pilkada
27 November 2024 14:59 WIB, 2024
Diskominfo Batam siapkan alat penguat sinyal menjelang Pilkada 2024
12 November 2024 15:00 WIB, 2024
11.500 warga Kota Batam telah divaksin COVID-19 dosis penguat kedua
28 February 2023 16:56 WIB, 2023
25 fasilitas kesehatan di Batam layani vaksin penguat kedua untuk masyarakat umum
23 January 2023 16:06 WIB, 2023