Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap dua kapal, TB Bina Marine 59 dan MV Honwin.yang mengalami insiden tabrakan di sekitar Perairan Utara Nongsa, Kota Batam Kepulauan Riau, Sabtu dini hari.

"Tidak ada korban jiwa. Semua anak buah kapal dari kapal tersebut selamat," kata Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Capt Handry Sulfian  dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Saat tabrakan terjadi, Tongkang TB Marine 59 dari Tanjung Balai Karimun menuju Singapura. Kapal itu membawa batu geranium granit sejumlah 4.345.000 KGS bersama delapan anak buah kapal.

Baca juga:
TNI AL: Kapal tanker langgar teritorial Indonesia hindari biaya dari Singapura

TNI AL bantah Perwira minta uang Rp5,4 miliar untuk lepaskan kapal tanker

Akibat insiden tersebut, tongkang TB Marine 59 rusak sehingga tenggelam separuh badan.

TB Marine kini telah dievakuasi Tim SAR dan Tim KN. SAROTAMA -P.112 dari Pangkalan PLP Tanjung Uban.

Tim Patroli KN Sarotama-P112 masih bersiaga mengawasi dan memeriksa kapal tersebut.

"Selanjutnya Tim Pangkalan PLP Tanjung Uban berkolaborasi dengan Tim KSOP Khusus Batam sekalian menyerahterimakan dokumen kapal dan dokumen awak," kata dia

Baca juga:
TNI AL gelar latihan operasi pertahanan pantai

TNI AL uji kemampuan tembak di Laut Natuna



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhub periksa dua kapal tabrakan di Batam