Dokter: Penyakit pelemahan wajah diawali gejala nyeri telinga
Jumat, 24 Juni 2022 16:26 WIB
Dokter Spesialis Penyakit Syaraf RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan, dr. Nurul Fadli
Tangerang (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit syaraf RS Sari Asih Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dr. Nurul Fadli mengatakan "ramsay hunt syndrome" merupakan penyakit kelemahan pada wajah, yang diawali dengan gejala nyeri pada telinga.
Studi kasus itu ditemukan penyanyi Justin Bieber, yang mengalami penyakit kelemahan otot wajah karena infeksi virus dengan awal gejala nyeri telinga.
"'Ramsay hunt syndrome' diakibatkan oleh infeksi virus. Biasanya muncul kemerahan atau ruam pada wajah diikuti oleh adanya kelumpuhan otot wajah yang dapat menetap, gejala umumnya lebih berat dibandingkan Bell’s palsy dan risiko munculnya komplikasiya lebih tinggi,” kata dr. Nurul Fadli, SpN di Tangerang, Banten, Jumat.
Pada pasien selain keluhan nyeri, ruam dan kelemahan wajah, gejala lain seperti telinga berdengung, vertigo, gangguan pendengaran, suara serak dan gangguan menelan juga dapat terjadi meskipun lebih jarang.
Penyakit yang disebabkan virus ini mudah menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Upaya medis yang dapat dilakukan yakni hilangkan nyeri, mencegah komplikasi seperti kelemahan wajah permanen dan nyeri yang menetap. Terapi yang diberikan antara lain berupa pemberian antivirus dan obat yang menekan peradangan.
Studi kasus itu ditemukan penyanyi Justin Bieber, yang mengalami penyakit kelemahan otot wajah karena infeksi virus dengan awal gejala nyeri telinga.
"'Ramsay hunt syndrome' diakibatkan oleh infeksi virus. Biasanya muncul kemerahan atau ruam pada wajah diikuti oleh adanya kelumpuhan otot wajah yang dapat menetap, gejala umumnya lebih berat dibandingkan Bell’s palsy dan risiko munculnya komplikasiya lebih tinggi,” kata dr. Nurul Fadli, SpN di Tangerang, Banten, Jumat.
Pada pasien selain keluhan nyeri, ruam dan kelemahan wajah, gejala lain seperti telinga berdengung, vertigo, gangguan pendengaran, suara serak dan gangguan menelan juga dapat terjadi meskipun lebih jarang.
Penyakit yang disebabkan virus ini mudah menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Upaya medis yang dapat dilakukan yakni hilangkan nyeri, mencegah komplikasi seperti kelemahan wajah permanen dan nyeri yang menetap. Terapi yang diberikan antara lain berupa pemberian antivirus dan obat yang menekan peradangan.
Pewarta : Achmad Irfan
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rumah sakit BP Batam hadirkan layanan intervensi penyakit jantung bawaan dewasa
07 February 2026 14:18 WIB
Dinkes Kepri kirim sampel suspek pasien penyakit Super Flu ke Kementerian Kesehatan
13 January 2026 14:00 WIB
Gedung pelayanan jantung RSUD Natuna ditargetkan rampung Desember mendatang
07 November 2025 17:10 WIB