Kementerian Kominfo minta keterangan PLN terkait data bocor
Minggu, 21 Agustus 2022 15:20 WIB
Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam webinar, Jumat (10/9/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memanggil manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Sabtu (20/8) untuk dimintai keterangan terkaot dugaan data bocor.
"Direktorat Jenderal Aptika, Kementerian Kominfo telah melakukan pemanggilan terhadap manajemen PLN pada hari Sabtu, 20 Agustus 2022 untuk meminta keterangan atas dugaan kebocoran data tersebut," kata Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan pada Ahad.
PLN, kata Semuel, melaporkkan perusahaan sedang melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap sistem keamanan siber mereka dan melakukan peningkatan sistem pelindungan data pribadi pelanggannya.
"Upaya peningkatan keamanan sistem pelindungan data pribadi PLN juga tengah dilakukan bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Semuel.
Kepada Kominfo, PLN menyatakan sistem operasional teknologi informasi PLN dalam kondisi aman dan pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Kominfo memberikan rekomendasi teknis kepada PLN untuk meningkatkan perlindungan data pribadi pelanggan mereka.
Selain PLN, Kementerian Kominfo juga sedang mendalami dugaan data pelanggan IndiHome bocor dan masuk ke situs gelap.
"Sehubungan dengan informasi dugaan kebocoran data pribadi pelanggan Indihome, PT Telkom Indonesia (Persero), Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan insiden tersebut," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan resmi, Minggu.
Kominfo menyatakan akan segera memanggil manajemen Telkom, selaku perusahaan induk, untuk dimintai keterangan soal insiden ini.
Kominfo juga akan meminta Telkom memberikan informasi langkah apa yang mereka lakukan untuk menindaklanjuti laporan ini.
"Kementerian Kominfo akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom, dan di saat bersamaan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Semuel.
Perwakilan grup Telkom dan IndiHome belum memberikan keterangan kepada ANTARA soal dugaan kebocoran data ini.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kominfo minta keterangan PLN soal data bocor
"Direktorat Jenderal Aptika, Kementerian Kominfo telah melakukan pemanggilan terhadap manajemen PLN pada hari Sabtu, 20 Agustus 2022 untuk meminta keterangan atas dugaan kebocoran data tersebut," kata Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan pada Ahad.
PLN, kata Semuel, melaporkkan perusahaan sedang melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap sistem keamanan siber mereka dan melakukan peningkatan sistem pelindungan data pribadi pelanggannya.
"Upaya peningkatan keamanan sistem pelindungan data pribadi PLN juga tengah dilakukan bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Semuel.
Kepada Kominfo, PLN menyatakan sistem operasional teknologi informasi PLN dalam kondisi aman dan pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Kominfo memberikan rekomendasi teknis kepada PLN untuk meningkatkan perlindungan data pribadi pelanggan mereka.
Selain PLN, Kementerian Kominfo juga sedang mendalami dugaan data pelanggan IndiHome bocor dan masuk ke situs gelap.
"Sehubungan dengan informasi dugaan kebocoran data pribadi pelanggan Indihome, PT Telkom Indonesia (Persero), Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan insiden tersebut," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan resmi, Minggu.
Kominfo menyatakan akan segera memanggil manajemen Telkom, selaku perusahaan induk, untuk dimintai keterangan soal insiden ini.
Kominfo juga akan meminta Telkom memberikan informasi langkah apa yang mereka lakukan untuk menindaklanjuti laporan ini.
"Kementerian Kominfo akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom, dan di saat bersamaan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Semuel.
Perwakilan grup Telkom dan IndiHome belum memberikan keterangan kepada ANTARA soal dugaan kebocoran data ini.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kominfo minta keterangan PLN soal data bocor
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam pastikan blank spot pulau penyangga teratasi saat Pilkada
27 November 2024 14:59 WIB, 2024
Kadis Kominfo Kepri diperiksa jadi saksi sidang perdata sengketa lahan
31 October 2024 5:19 WIB, 2024
Budi Arie sebut Angga Raka Prabowo akan dilantik sebagai Wakil Menteri Kominfo
19 August 2024 8:31 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB