Batam (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar operasi pasar murah di Kota Batam sebagai upaya menekan angka inflasi, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Aries Fariandi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan operasi pasar merupakan kegiatan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bergerak ke setiap kabupaten/kota dalam rangka pengendalian inflasi, dan menghadapi hari besar keagamaan khususnya Natal dan Tahun Baru.

Ia menyebutkan melalui operasi pasar murah masyarakat Batam dapat membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah dari pasar tradisional.

TPID Kepri juga menggandeng Perum Bulog Batam, Hypermart Batam, dan sejumlah perkumpulan pelaku usaha untuk menyediakan kebutuhan pangan dalam kegiatan operasi pasar tersebut.

Operasi pasar murah digelar di 3 titik lokasi yaitu Bengkong Tread Centre (BTC) selama dua hari, BTC Bida Tanjung Piayu pada Kamis (15/12), serta Ruko Pasar Punggur pada Jumat (16/12) dan Sabtu (17/12).

Seorang warga Batam Putri mengaku senang dan terbantu dengan adanya operasi pasar murah, terutama pada saat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya warga Kota Batam akan lebih mudah membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih murah. "Ya senang lah. Ini kan membantu kami. Kalau bisa malah setiap hari," kata Putri.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Aries Fariandi optimistis kegiatan pasar murah mampu mengendalikan angka inflasi di daerah tersebut.

"Alhamdulillah, sudah berhasil dan tinggal menjaga saja. Bulan lalu harga bahan pokok kita turun, sehingga mengalami deflasi," kata Aries Fariandi di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.

Ia mencontohkan harga cabai yang biasanya menjadi penyumbang utama inflasi di daerah itu, mengalami penurunan hingga memicu terjadinya deflasi pada periode Oktober 2022.

Hal itu, kata dia, salah satunya dipicu pelaksanaan operasi pasar murah yang dikoordinasi oleh Disperindag Kepri bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait dalam beberapa bulan terakhir.


Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2025